BUMN Konstruksi Meraih Kontrak Baru Rp11,62 Triliun
📅 Rabu, 12 Jul 2023, 10:03 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA - Perusahaan konstruksi dan investasi PT PP (Persero) Tbk/PTPP, hingga Juni 2023 sudah mencatatkan perolehan kontrak baru sebesar 11,62 triliun rupiah atau tumbuh 6,31 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya (yoy) sebesar 10,93 triliun rupiah.
Beberapa kontrak baru yang diraih PTPP antara lain, The North South Commuter di Philipina sebesar 1,36 triliun rupiah, Bendungan Cibeet dengan nilai kontrak 937 miliar rupiah, East Port Lamongan Phase 1A & 1 B sebesar 767 miliar rupiah dan jalan tol Bayung Lencir- Tempino Paket 2 sebesar 683 miliar rupiah.
Selain itu, juga kontrak Gedung BSI Antara senilai 607 miliar rupiah, Pembangunan jalan akses menuju masjid IKN dan dermaga logistik sebesar 397 miliar rupiah, Universitas Haluleo Kendari sebesar 240 miliar rupiah, duplikasi jembatan PIK sebesar 205 miliar rupiah, dan Rumah Sakit Amanah Banjarmasin senilai 201 miliar rupiah.
Sekretaris Perusahaan PTPP, Bakhtiyar Efendi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (11/7) mengatakan sampai Juni 2023, kontrak baru dari Pemerintah (Government) mendominasi perolehan kontrak baru PTPP dengan kontribusi sebesar 45,67 persen, disusul oleh BUMN (SOE) sebesar 27,27 persen, dan Swasta (Private) sebesar 27,06 persen.
"Komposisi perolehan proyek tersebut terdiri dari induk sebesar 85,10 persen dan anak usaha 14,90 persen," kata Bakhtiyar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Proyek IKN
Lebih lanjut Bakhtiyar mengatakan PTPP hingga semester I-2023 juga memperoleh delapan proyek di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dengan total nilai kontrak sebesar 4,15 triliun rupiah, mulai dari penyiapan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Tahap 1 yang sudah mencapai 100 persen, KIPP tahap 2 dengan progres 63,09 persen, jalan sumbu kebangsaan sisi barat, jalan tol IKN Segment 3B Kariangau-Sp. Tempadung, Gedung Istana Negara dan Lapangan Upacara, Gedung Kantor Kepresidenan RI, Gedung Kementerian Sekretariat Negara RI dan jalan akses menuju Masjid IKN dan dermaga logistik.
"PTPP optimistis dapat memenuhi target kontrak baru yang ditetapkan di akhir tahun 2023 ini sebesar 34 triliun rupiah," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebab itu, perseroan akan terus mempertahankan kinerja perusahaan termasuk kinerja keuangan yang ditunjang secara selektif dengan pemilihan proyek yang berkontribusi positif terhadap keuangan dan meraih target divestasi sampai dengan akhir tahun sebesar 1,4 triliun rupiah.
Dengan raihan kinerja perusahaan sampai dengan saat ini, PTPP telah memenuhi kewajiban atas pembayaran obligasi berkelanjutan II tahap I tahun 2018 Seri B yang telah jatuh tempo pada bulan Juni lalu.
Perusahaan juga akan terus meningkatkan tata kelola dan kinerja perusahaan dimana salah satunya didukung oleh pengembangan sistem ERP yang telah diterapkan sejak tahun 2016.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!