Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BP2MI Perjuangkan Buat Dana Abadi Pekerja Migran Indonesia

📅 Sabtu, 18 Nov 2023, 02:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
BP2MI Perjuangkan Buat Dana Abadi Pekerja Migran Indonesia Doc: ANTARA/Zubi Mahrofi
Ket. Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menerima penghargaan Gatra Awards 2023 di Jakarta, Jumat (17/11/2023) malam.

Jakarta - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) tengah memperjuangkan untuk membuat dana abadi guna menjamin kesehatan hingga pendidikan keluarga pekerja migran Indonesia.

"Kami ingin ke depan pekerja migran Indonesia memiliki dana abadi. Jadi kalau ada pekerja migran Indonesia yang sakit, meninggal, ingin mengembangkan bisnis, hingga pendidikan anak bisa difasilitasi dari dana abadi," ujar Kepala BP2MI Benny Rhamdani ditemui usai menerima penghargaan Gatra Awards 2023 di Jakarta, Jumat.

Ia mengharapkan melalui dana abadi pekerja migran, masa depan pekerja migran Indonesia dapat lebih terjamin.

Menurutnya, negara dapat menyisihkan sebagian devisa yang diperoleh dari pekerja migran untuk dana abadi, mengingat pekerja migran Indonesia merupakan penyumbang terbesar devisa kedua di Indonesia dengan angka Rp159,6 triliun per tahun.

"Mudah-mudahan ini bisa direspon positif, termasuk dukungan politik dari parlemen," ucapnya.

Dalam kesempatan ituBenny juga mengajak seluruh pihak untuk memerangi sindikat penempatan pekerja migran ilegal maupun Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang sangat-sangat merugikan.

"Dalam tiga tahun terakhir saya memimpin BP2MI, 106.000 pekerja migranIndonesia dideportasi dari negara-negara penempatan, 2.400 yang kembali ke Tanah Air dalam peti jenazah, kembali dalam keadaan sakit, cacat secara fisik, hilang ingatan, depresi ringan, dan depresi berat," tuturnya.

Benny mengakui aksi penempatan ilegal maupun TPPO merupakan kejahatan kemanusiaan yang cukup sulit untuk disentuh hukum, karena ada oknum-oknum yang memiliki kekuasaan yang melindungi.

"Saya ingin menyampaikan republik ini tidak diproklamirkan untuk pejabat negara yang disumpah atas nama Tuhan dan agama serta konstitusi negara untuk duduk satu meja bersama dengan mafia dan para sindikat untuk minum kopi dan makan siang bersama," ucapnya.

Terkait penghargaan yang diraih, Benny mempersembahkan untuk jutaan pekerja migran Indonesia yang sedang berjuang mengadu nasib di luar negeri.

"Terima kasih kepada Gatra Media Grup, suatu kehormatan dan ini lebih layak diterima oleh 4,8 juta pekerja migran Indonesia yang sedang berada di 67 negara di dunia," ujar Benny.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

17 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.