BMKG Prakirakan dari Kota Serang hingga Surabaya Hari Ini Bakal Diguyur Hujan
📅 Rabu, 17 Sep 2025, 07:15 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: dok
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sejumlah kota-kota besar di Indonesia pada Rabu (17/9), umumnya berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Bahkan hujan diperkirakan bakal mengguyur Kota Serang, Banten, hingga Surabaya.
"Di pulau Jawa pada umumnya berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang seperti di Kota Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya," kata Prakirawan BMKG Apdillah Akbar dalam siaran prakiraan cuaca di Jakarta, Rabu.
Di wilayah Sumatera, lanjutnya, wilayah yang berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang yakni di Kota Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, dan Pangkal Pinang.
Sementara Aceh dan Padang berpotensi diselimuti awan. Adapun Bandar Lampung dan Bengkulu berpotensi hujan lebat disertai kilat.
"Untuk Bali dan Mataram diprakirakan hujan ringan. Sementara Kupang cerah berawan," kata Apdillah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selanjutnya, kata dia, di Pulau Kalimantan, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Pontianak, Samarinda, Tanjung Selor, dan Palangka Raya. Sementara Banjarmasin berpotensi hujan petir.
Berpindah ke wilayah Sulawesi, lanjut dia, Kota Kendari dan Makassar diprakirakan berawan tebal. Mamuju, Palu, dan Gorontalo diprakirakan hujan ringan. Sementara Manado hujan lebat disertai petir.
Di wilayah Indonesia Timur pada umumnya berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang seperti di Ternate, Sorong, Manokwari, Jayawijaya, Jayapura, dan Merauke. Sementara Ambon diprakirakan berawan tebal dan Nabire diguyur hujan lebat disertai petir.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Bagi yang ingin mengetahui cuaca secara khusus yang diperbaharui setiap tiga jam dapat memantau di aplikasi BMKG," kata dia.
Sementara itu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi banjir dan cuaca ekstrem seiring dengan sebagian besar wilayah Indonesia memasuki peralihan dari musim kemarau ke hujan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan curah hujan tinggi dalam periode peralihan ini dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi.
"Sejak akhir Agustus hingga September, sebagian besar wilayah sudah memasuki peralihan musim. Fenomena ini ditandai dengan hujan lebat, petir, hingga angin kencang," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!