Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BI Catat Modal Asing Keluar Bersih Capai Rp21 Triliun

📅 Senin, 22 Apr 2024, 08:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
BI Catat Modal Asing Keluar Bersih Capai Rp21 Triliun Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan aliran modal asing keluar bersih di pasar keuangan domestik mencapai Rp21,46 triliun dalam periode 16-18 April 2024.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menuturkan di Jakarta, akhir pekan lalu, bahwa nilai tersebut berasal dari aliran modal asing keluar bersih di pasar Surat Berharga Negara (SBN) Rp9,79 triliun, di pasar saham Rp3,67 triliun dan di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) Rp8 triliun.

Dengan demikian, Erwin mengatakan sejak awal 2024 sampai dengan 18 April 2024, total modal asing keluar bersih di pasar SBN mencapai Rp38,66 triliun, sementara modal asing masuk bersih di pasar saham dan SRBI masing-masing sebesar Rp15,12 triliun dan Rp12,90 triliun.

Selain itu, premi risiko investasi atau premi credit default swaps (CDS) Indonesia 5 tahun per 18 April 2024 sebesar 76,40 basis poin (bps), turun dibandingkan per 12 April 2024 yang sebesar 77,24 bps.

Sementara imbal hasil atau yield SBN Indonesia tenor 10 tahun turun di 6,91 persen, sedangkan imbal hasil surat utang AS alias US Treasury Note tenor 10 tahun naik ke level 4,633 persen.

Rupiah di awal perdagangan Jumat (19/4) dibuka pada level Rp16.230 per dolar AS, melemah daripada penutupan perdagangan Kamis (18/4) yang sebesar Rp16.170 per dolar AS. Indeks dolar AS menguat ke level 106,15 di akhir perdagangan Kamis (18/4).

Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia.

Jaga Keseimbangan

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) melakukan sejumlah langkah-langkah yang dilakukan BI untuk menstabilkan nilai tukar rupiah, yakni dengan menjaga keseimbangan supply-demand valuta asing (valas) di pasar melalui triple intervention khususnya di spot dan domestic non-deliverable forward (DNDF).

BI juga meningkatkan daya tarik aset rupiah untuk mendorong aliran modal masuk asing (capital inflow), seperti melalui daya tarik Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan hedging cost.

Kemudian, BI akan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pemangku kepentingan terkait, seperti pemerintah, Pertamina dan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
Luar Negeri
Afrika Selatan Potong Pajak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.