Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berkat Ini Akhirnya Kabupaten Lebak Terbebas Kasus Rabies

📅 Jumat, 18 Okt 2024, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berkat Ini Akhirnya Kabupaten Lebak Terbebas Kasus Rabies Doc: ANTARA/Yusuf Nugroho
Ket. Arsip - Dokter hewan menyuntikkan vaksin rabies pada kucing saat kegiatan pelayanan steril dan vaksin rabies pada kucing di Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (12/10/2024). Kegiatan steril dan vaksin kepada 420 ekor kucing oleh Dinas Pertanian dan Pangan bidang Peternakan setempat bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jateng serta Lets Adopt Indonesia itu untuk mencegah over populasi kucing liar serta melindungi hewan kucing dari penyakit rabies.

Lebak, Banten - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lebak, Banten, menyebut daerah kini telah terbebas dari kasus rabies melalui program vaksinasi antirabies (VAR) di 28 kecamatan di daerah itu.

"Kita sudah 14 tahun tidak ditemukan kasus positif rabies pada hewan penular rabies," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lebak drh Hanik Malichatin di Lebak, Kamis.

Pemerintah Kabupaten Lebak gencar setiap bulan rutin melakukan pelayanan vaksinasi hewan pembawa rabies milik masyarakat.

Pelayanan program VAR itu dilakukan di 28 kecamatan di masing-masing Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pusat Kesehatan Hewan (Puskewan) setempat.

Masyarakat yang memiliki hewan peliharaan, seperti anjing, kucing, kera, musang, dan kelinci dapat dilakukan VAR secara gratis.

Selain itu juga pihaknya memaksimalkan penyuluhan dan edukasi untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat guna mencegah penyebaran rabies.

Sebab, virus rabies dari hewan penular rabies dapat ditularkan kepada manusia melalui gigitan, cakaran, atau jilatan dari hewan yang terinfeksi.

Jika warga yang menjadi korban gigitan hewan yang terinfeksi rabies segera bersihkan luka dengan air dan sabun.

Selanjutnya, memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

"Kami mengapresiasi hingga kini warga belum menemukan kasus yang positif terkena virus rabies hewan," katanya menjelaskan.

Sementara itu, sejumlah masyarakat Kabupaten Lebak mengaku bahwa mereka merasa senang hewan peliharaan mendapatkan pelayanan VAR secara gratis dari pemerintah daerah setempat.

"Kami datang ke UPTD Rangkasbitung setiap bulan untuk dilakukan VAR pada hewan kucing peliharaan kami," kata Seli (25) warga Rangkasbitung Kabupaten Lebak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.