Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bedah Robotik Berhasil Sembuhkan Pasien dari Kanker Usus

📅 Selasa, 10 Jan 2023, 06:01 WIB | Oleh:
Bedah Robotik Berhasil Sembuhkan Pasien dari Kanker Usus Doc: Istimewa

Untuk mengurangi tingkat luka, selama ini dikembangkan sebuah operasi dengan sayatan kecil seukuran lubang kancing. Tindakan ini selain meminimalkan luka dan rasa nyeri, juga menekan terjadinya risiko komplikasi yang lebih rendah dan masa pemulihan yang lebih singkat.

Prosedur bedah lubang kancing berbeda dengan bedah terbuka karena bedah ini dilakukan dengan menggunakan peralatan canggih yang dimasukkan melalui sayatan kecil. Melalui lubang tersebut, akan dimasukkan alat yang bisa membantu dokter bedah untuk melihat gambar organ-organ bagian dalam yang diperbesar hingga terlihat dengan detail melalui monitor.

Melalui monitor dan alat-alat bedah kecil lainnya, dokter akan menyelesaikan proses operasi. Setelah prosedur bedah selesai, sayatan-sayatan kecil tersebut akan dijahit. Karena sayatan yang dilakukan berukuran kecil, maka bekas luka jahitan pun lebih kecil dibandingkan dengan bedah terbuka.

Metode operasi robotik bersifat presisi sehingga dapat meminimalkan luka yang terjadi. Karena kurang invasif, waktu penyembuhan pascaoperasi menjadi lebih singkat, sehingga sumber daya rumah sakit bisa dialihkan untuk melayani pasien berikutnya.

Deborah Speirs dari Tollcross, Glasgow, Skotlandia. memilih prosedur inovatif ini daripada operasi konvensional. Ia merupakan seorang yang penderita kanker usus (bowel cancer) stadium tiga yang terdeteksi pada Maret 2021. Setelah menjalani operasi robotik, selain kemoterapi, ia kini dinyatakan bersih atau bebas dari kanker.

"Dalam masa yang sangat traumatis dan sulit bagi saya dan keluarga saya. Saya benar-benar berpikir bahwa operasi robotik telah menyelamatkan hidup saya," kata dia seperti dikutip dari lamanUK Daily.

Speirs memilih operasi robotik setelah prosedur tersebut dijelaskan kepadanya oleh Profesor Campbell Roxburgh, seorang ahli bedah di Glasgow Royal Infirmary. Sebelum itu, dia berkata bahwa belum pernah mendengar tentang jenis prosedur ini.

"Operasi itu sendiri adalah kata yang menakutkan dan saya tidak pernah memikirkan apa pun tentang robot yang digerakkan oleh seorang ahli bedah," ucap dia.

Ada lebih dari 60 dokter di NHS Skotlandia dilatih dalam penggunaan operasi robotik, dengan 15 mesin beroperasi. Di NHS Greater Glasgow dan Clyde, prosedur ini tersedia di Glasgow Royal Infirmary dan Rumah Sakit Universitas Queen Elizabeth.

Operasi robotik ini melayani operasi kolorektal, urologi, dan ginekologi dapat dilakukan dengan cara ini, selain operasi pada kepala dan leher.

Sistem robotik da Vinci yang digunakan memiliki empat lengan yang dapat memegang kamera serta peralatan bedah. Untuk menjalankan operasi seorang ahli bedah akan mengoperasikannya dari konsol di ruang operasi.

Sedangkan peran robot memberi ahli bedah jangkauan gerak yang lebih besar daripada operasi tradisional. Dengan ketepatan yang dapat diperoleh berdampak pada waktu pemulihan yang lebih cepat, dengan masa tinggal lebih singkat di rumah sakit.

Bagi pihak NHS Greater Glasgow dan Clyde, waktu pemulihan yang lebih cepat setelah operasi robotik, memungkinkan untuk merawat lebih banyak pasien dengan lebih cepat, dan dengan hasil yang lebih baik.

"Ketika Anda diberi tahu bahwa Anda didiagnosis menderita kanker, perlu beberapa saat untuk benar-benar meresapinya karena Anda tidak pernah berpikir itu akan terjadi pada Anda," kata Speirs.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

42 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.