Band Rock Alternatif Iconic Tourist Lepas Dua Single Bertajuk 'Give it to Me' dan 'Oh Honey'
📅 Sabtu, 01 Feb 2025, 22:05 WIB | Oleh: Rivaldi Dani Rahmadi
Doc: Istimewa
JAKARTA - Iconic Tourist, band rock alternatif merilis dua single berjudul "Give it to Me" dan "Oh Honey". Dua lagu tersebut merupakan bagian dari album debut mereka bertajuk "If There Were A Band At The Opera"
Jova Rangkuti (vocal/gitar) dan Reno Rendragraha (drum) yang menjadi motor unit ini menjelaskan bahwa dua lagu tersebut merupakan kelanjutan proyek musik Iconic Tourist yang sudah berjalan sejak 2020 silam.
"Berdirinya Iconic Tourist bermula sewaktu saya dan Reno memiliki wacana untuk membuat satuan band dengan konsep menggabungkan inspirasi dan selera musik masing-masing," tutur Jova Rangkuti dalam keterangan tertulisnya, dikutip Sabtu (1/2).
Dengan riff gitar yang catchy dan latar ambient yang kaya, Jova memulai perjalanan Iconic Tourist dengan menuliskan lagu pertama mereka bertajuk "No One is Going to Know the Difference" pada 2020. Lagu ini, dipasang menjadi semacam benang merah atau warna pertama yang akan menggambarkan genre/mood band tersebut.
Di tahun yang sama, Iconic Tourist kemudian melepas lagu "Too Tired" yang memiliki warna berbeda, tetapi tidak menghilangkan nuansa 'dark' seperti lagu pertama mereka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jova dan Reno terus berupaya menjaga eksistensi Iconic Tourist dengan memperkenalkan dua lagu awal mereka. Kerap bergonta-ganti personel, keduanya kemudian menggarap lagu "Oh Honey" yang menjadi terobosan dan semangat baru untuk tetap melanjutkan produksi album mereka dengan formasi 2 orang saja.
Baru pada 2023, Jova Rangkuti dan Reno Rendragraha sepakat mendaulat Ananda Viguno untuk mengisi departemen gitar dan Tyo Priohutomo di instrumen bass. Dengan formasi baru ini, Iconic Tourist seolah mendapat gairah baru untuk menyelesaikan materi album mereka.
Single "Give it to Me" menjadi lagu pertama yang diciptakan dengan formasi lengkap Iconic Tourist. Mencoba menggambarkan suasana "marah" dengan sedikit permainan tempo, lagu ini akhirnya diputuskan untuk menjadi single pertama mereka untuk menyambut album perdana.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada akhir tahun 2024 single "Give it to Me" dan "Oh Honey" mengudara dan sudah tersedia di platform-platform musik daring.
Tak hanya dilepas dalam format audio, Iconic Tourist juga merilis video live session dari kedua single tersebut, bertujuan untuk memberikan sedikit gambaran terhadap energi dan permainan lampu maupun visual yang bisa diharapkan dari penampilan live mereka. Video live session sudah dapat dinikmati di Youtube: Iconic Tourist.
Album perdana Iconic Tourist bertajuk "If There Were A Band At The Opera" diagendakan meluncur ke pasaran pada 2 Februari 2025. Berisikan 12 lagu dengan dominasi genre alternative dan alternative-rock, karya ini mencampur berbagai warna dan mood untuk menciptakan nuansa yang abstrak.
Lirik-lirik lagu dalam album ini lahir dari keresahan dan pikiran penulis tentang kehidupan pribadi hingga kritik sosial.
"Dibanding sebuah pesan, album 'If There Were A Band At The Opera' lebih bisa disimpulkan sebagai wadah untuk menuangkan emosi dan perasaan," ucap Jova Rangkuti dalam keterangannya.
"Liriknya lahir dari keresahan dan isi pikiran penulis yang menceritakan tentang kehidupan pribadi sampai kritik sosial. Sementara dari segi musik, album ini cukup mencampur banyak warna dan mood, sehingga menciptakan nuansa yang sedikit abstrak jika didengarkan secara keseluruhan," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!