AWS Dorong Inovasi Melalui Pendidikan Berbasis STEAM
📅 Kamis, 20 Feb 2025, 19:25 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Istimewa
JAKARTA – Dari lingkungan lokal hingga ekosistem global, teknologi memiliki kekuatan untuk mengubah kehidupan masyarakat, menciptakan masa depan yang lebih adil dan berkelanjutan. Amazon Web Services (AWS), menyatakan memiliki misi tidak hanya tentang inovasi tetapi juga menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan dengan menjunjung tinggi martabat, peluang, dan kepedulian terhadap lingkungan dalam memberdayakan masyarakat.
“Di Indonesia, komitmen kami menginvestasikan lebih dari 5 miliar dollar AS ke dalam pusat data cloud juga mencakup komitmen kami terhadap pengembangan keterampilan digital, keberlanjutan, dan kesejahteraan masyarakat, menciptakan efek berantai bagi perekonomian lokal,” kata President Director PT Amazon Data Services Indonesia (kanan) Winu Adiarto, melalui siaran pers pada hari Kamis (20/2).
Sejak peluncuran AWS Region di Jakarta pada 2021, AWS telah memperkenalkan berbagai program kemasyarakatan yang berfokus pada pendidikan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics), pengembangan keterampilan lokal, keberlanjutan, serta program hyperlocal yang berdampak bagi masyarakat sekitar.
Baru-baru ini, AWS bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) meluncurkan program STEAM Capacity Building: Exploring AI & ML, yang memberikan pelatihan dasar kecerdasan buatan (AI) secara langsung kepada 40 guru dari 40 sekolah di Jawa Barat. Melalui kurikulum terstruktur dari PJI dan App Labs dari Code.org, para guru akan bereksperimen dan menciptakan proyek AI dan machine learning (ML) mereka sendiri.
“Setelah mengikuti pelatihan, para guru ini akan mengintegrasikan AI dan ML ke dalam kurikulum mereka, menjangkau lebih dari 2.400 siswa dengan pendidikan teknologi yang inovatif,” kata Winu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menanggapi apa yang dilakukan AWS, Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia, Meutya Viada Hafid mengapresiasi kontribusi perusahaan ini yang berkelanjutan di Indonesia sejak peluncuran investasi pusat data pertamanya pada 2021. Seiring dengan percepatan transformasi digital di Indonesia, kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan mitra teknologi seperti AWS sangat penting untuk menciptakan tenaga kerja yang siap menghadapi masa depan.
“Kolaborasi antara AWS dan Komdigi memainkan peran krusial dalam memajukan pendidikan, pengembangan keterampilan, serta inisiatif keberlanjutan, membekali masyarakat Indonesia dengan kompetensi digital yang dibutuhkan untuk berkembang di era ekonomi digital,” ujarnya.
Program seperti Terampil di Awan dan Think Big Space kata Meutya, secara langsung mendukung agenda nasional Pemerintah untuk memperkuat literasi digital, mempersiapkan tenaga kerja Indonesia, serta mendorong pertumbuhan digital yang berkelanjutan. Pihaknya menantikan kolaborasi berkelanjutan dalam mengembangkan talenta digital dan ekosistem Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pendidikan adalah landasan kemajuan, dan AWS berada di garis depan dalam membawa pendidikan STEAM terkini ke para pelajar di Indonesia. Program unggulan AWS, Think Big Space, yang diluncurkan pada Oktober 2024, menjadi tonggak sejarah sebagai pusat pembelajaran STEAM pertama di kawasan ASEAN.
Think Big Space berfungsi sebagai pusat pembelajaran STEAM yang menyediakan pembelajaran teknis serta pelatihan komputasi awan bagi siswa dan guru. Sarana ini diperkirakan akan memberikan manfaat bagi sekitar 4.000 siswa dan masyarakat setiap tahunnya, dengan akses gratis ke AWS Skill Builder serta berbagai program edukasi lainnya.
Program tahunan Girls Tech Day terus menjembatani kesenjangan gender di bidang teknologi. Pada tahun 2024, AWS menyambut lebih dari 300 siswi dari enam sekolah di Jawa Barat, menginspirasi generasi masa depan inovator perempuan untuk mengeksplorasi karir di bidang teknologi.
“Acara ini menampilkan para pemimpin perempuan di bidang teknologi serta turnamen coding interaktif, membangkitkan semangat di antara para peserta. Hingga saat ini, lebih dari 900 siswi di Jawa Barat telah mengikuti program ini,” paparnya.
Menjembatani Kesenjangan Keterampilan Melalui Program Pengembangan Lokal
Menyadari pentingnya keterampilan digital dalam pasar tenaga kerja saat ini, AWS telah menginisiasi berbagai program pelatihan keterampilan, termasuk kolaborasi dengan pemerintah dan organisasi nirlaba di Indonesia. Sejak 2017, AWS telah melatih lebih dari 800.000 orang di Indonesia dalam keterampilan komputasi awan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!