Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Mulai Melatih Pilot Ukraina Terbangkan Jet Tempur F-16 Bulan Depan

📅 Jumat, 25 Agu 2023, 12:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS Mulai Melatih Pilot Ukraina Terbangkan Jet Tempur F-16 Bulan Depan Doc: AFP/Manjunath Kiran
Ket. Jet tempur F-16 Fighting Falcon AS terlihat saat pertunjukan udara di Bengaluru, India pada Februari 2023.

WASHINGTON - Pentagon pada Kamis (24/8) mengatakan akan mulai melatih pilot F-16 Ukraina di Amerika Serikat bulan depan sehingga mereka dapat menggunakan pesawat canggih tersebut melawan pasukan Rusia.

Ukraina telah lama mengupayakan jet tempur canggih ini agar dapat melawan invasi Rusia dengan lebih baik. Saat ini tentara Ukraina terlibat dalam serangan balasan untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai pasukan Rusia.

Pelatihan di AS akan melibatkan "beberapa" pilot dan "puluhan" personel untuk merawat pesawat tersebut, kata juru bicara Pentagon Pat Ryder.

"Pilot-pilot ini akan melakukan pelatihan bahasa Inggris di Pangkalan Angkatan Udara Lackland di San Antonio, Texas pada September sebelum menghadiri pelatihan terbang F-16 di Arizona" pada bulan berikutnya, katanya.

Pelatihan di Arizona akan berlangsung di Pangkalan Garda Nasional Udara Morris, tambahnya.

Presiden AS Joe Biden dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berbicara pada hari Kamis, membahas program pelatihan tersebut, kata Gedung Putih.

"Presiden Biden menegaskan kembali komitmen AS untuk mendukung pertahanan Ukraina melawan agresi Rusia selama diperlukan, dan meminta pertanggungjawaban Rusia atas tindakannya," demikian bunyi pernyataan Gedung Putih.

Program AS memperluas rencana yang sudah diumumkan oleh sekutu Eropa yakni melatih personel Ukraina menerbangkan F-16 buatan AS.

Pekan lalu AS mengatakan kepada Denmark dan Belanda, mereka dapat mengirim F-16 ke Ukraina ketika pilot negara tersebut dilatih untuk menggunakannya.

Pada Kamis, Norwegia mengatakan mereka juga akan memberikan F-16 ke Ukraina. Kantor berita NTB melaporkan bantuan tersebut akan berjumlah antara lima dan 10 pesawat.

Ryder mengatakan pelatihan biasanya berlangsung lima hingga delapan bulan, tergantung pada keterampilan yang dimiliki pilot.

Pelatihan bahasa pada awalnya sangat penting, "mengingat kompleksitas dan keahlian khusus bahasa Inggris yang diperlukan untuk menerbangkan pesawat ini," katanya.

Amerika melanjutkan program pelatihannya sendiri sebagai pengakuan bahwa Denmark dan Belanda tidak dapat menangani semua persiapan percontohan yang dibutuhkan Ukraina, tambah Ryder.

"Kami tahu ketika Denmark dan Belanda bersiap untuk melatih pilot-pilot tersebut, pada titik tertentu di masa depan, kapasitas akan tercapai," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.