Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Desak Hutan Amazon Dilindungi Cegah Kenaikan Suhu Bumi

📅 Rabu, 01 Mar 2023, 14:13 WIB | Oleh:
AS Desak Hutan Amazon Dilindungi Cegah Kenaikan Suhu Bumi Doc: CNA/AFP
Ket. Hutan hujan Amazon

Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Perubahan Iklim John Kerry di Brazil mengungkapkan, hutan hujan Amazon harus dilindungi demi mencapai target iklim di dunia serta mencegah kenaikan suhu bumi hingga 1,5 derajat Celsius.

Pernyataan Kerry itu disampaikan di Brazil ketika mendiskusikan kemungkinan suntikan dana AS untuk konservasi hutan.

Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva yang mulai menjabat Januari lalu langsung bekerja sama dengan Amerika Serikat dalam isu perubahan iklim dan deforestasi setelah hubungan kedua negara tida harmonis sewaktu Brazil dipimpin Jair Bolsonaro yang berhaluan kanan. Deforestasi Brazil mencapai level terparah dalam 15 tahun terakhir semasa pemerintahan Bolsonaro yang memundurkan kebijakan perlindungan lingkungan.

Lula dan Presiden AS Joe Biden berjanji untuk bekerja sama dalam mengatasi perubahan iklim dalam sebuah pertemuan di Gedung Putih awal bulan ini. Terkait deforestasi, Washington mengumumkan bahwa mereka bermaksud untuk berkontribusi pada Amazon Fund Brasil, yang mendukung proyek-proyek konservasi di wilayah hutan.

"Kenyataannya, selama Amazon tidak dilindungi dari mereka yang hendak menggunduli dan menyalahgunakannya, kita tidak akan bisa mencegah kenaikan suhu bumi melampaui 1,5 derajat Celsius," kata Kerry merujuk kesepakatan iklim Paris yang ditandatangani pada 2015, dikutip dari Reuters, Rabu (1/3).

Ia menyebutkan bahwa pemerintah AS sedang menghitung jumlah bantuan yang akan diberikan untuk Dana Amazon.

Menurut Kerry, Senat AS sedang mempertimbangkan RUU pendanaan 4,5 miliar dolar atau setara Rp68,6 triliun untuk konservasi hutan, sementara DPR AS sedang membahas rancangan dana sebesar 9 miliar dolar atau sekitar Rp137 triliun.

Namun, Kerry mengatakan bahwa pemerintah "harus berjuang" untuk meloloskan proposal-proposal tersebut melalui Kongres.

Kerry dan Silva mengatakan bahwa Amerika Serikat dan Brasil telah memulai kembali kelompok kerja bilateral yang dibentuk pada tahun 2015 untuk membahas kerja sama mengenai iklim dan lingkungan, yang sempat terhenti di bawah pemerintahan Bolsonaro.

Silva mengatakan bahwa ia telah berdiskusi dengan Kerry mengenai kemungkinan membuka peluang bagi Amerika Serikat untuk membeli produk-produk yang lebih berkelanjutan dari Brasil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.