Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Antisipasi Lonjakan Pengunjung, Wakil Menteri Pariwisata Tinjau Fasilitas Taman Margasatwa Ragunan

📅 Sabtu, 28 Des 2024, 00:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Lonjakan Pengunjung, Wakil Menteri Pariwisata Tinjau Fasilitas Taman Margasatwa Ragunan Doc: ANTARA/HO-Kemenpar
Ket. Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa memberi makan jerapah saat meninjau sarana pendukung wisata di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (27/12/2024).

Jakarta - Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa meninjau fasilitas Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta Selatan untuk memastikan kesiapan objek wisata menghadapi peningkatan kunjungan wisatawan selama libur akhir tahun.

"Sepanjang Desember ini kami memang fokus untuk memastikan setiap daya tarik wisata seperti Ragunan agar siap menghadapi lonjakan wisatawan, di musim libur panjang masyarakat cenderung akan mendatangi daya tarik wisata untuk berekreasi," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian di Jakarta, Jumat.

Ia menyampaikan bahwa peninjauan Taman Margasatwa Ragunan dimaksudkan untuk memastikan pengelola objek wisata dapat memberikan pelayanan prima kepada wisatawan, yang jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 80 ribuan orang selama libur Natal dan tahun baru.

Di Taman Margasatwa Ragunan, Wakil Menteri Pariwisata antara lain mengecek loket baru di pintu masuk utama yang disiapkan untuk melayani lebih banyak pengunjung selama liburan.

Selanjutnya, dia meninjau sarana dan prasarana penunjang seperti tempat menyusui, toilet, dan tempat sampah.

Wakil Menteri Pariwisata juga mengecek langkah-langkah mitigasi pengelola Taman Margasatwa Ragunan.

"Mitigasi itu yang penting sekali dilakukan oleh daya tarik wisata untuk memastikan wisatawan bisa berwisata dengan aman dan juga nyaman. Dan pasti juga kalau sudah aman dan nyaman akan menyenangkan," katanya.

Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan Endah Rumiyati mengatakan bahwa langkah mitigasi yang dijalankan pengelola mencakup pemeriksaan kondisi pepohonan di lingkungan kebun binatang secara berkala dan penyampaian informasi cuaca kepada wisatawan.

"Mitigasi terus kami lakukan, karena memang kami memiliki koleksi pohon hampir 65.000 kurang lebih. Dan kami memang melakukan inventarisasi pohon ini setiap lima tahun. Jadi data terkait pohon kami cukup akurat," kata Endah.

Selain itu, dia menyampaikan bahwa pengelola Taman Margasatwa Ragunan telah menyiapkan toilet khusus, pegangan rambat, dan informasi dengan huruf Braille bagi pengunjung dengan disabilitas agar mereka juga bisa menikmati wisata secara aman dan nyaman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

50 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.