7 Tanda Pasanganmu Narsis Berat, Cemburu hingga Manipulatif
📅 Kamis, 05 Jan 2023, 10:15 WIB | Oleh: Suliana
Doc: Freepik/Cookie_studio
Narsisme mengacu pada sifat kepribadian yang ditandai dengan rasa superioritas. Orang dengan narsisme kerap mementingkan diri sendiri, membanggakan diri mereka dan berpikir bahwa diri mereka tahu lebih banyak daripada orang lain.
Namun, ketika kecintaan pada diri sendiri mencapai tingkat yang ekstrim, narsisme dapat berubah menjadi gangguan kepribadian.
Pada awalnya, orang-orang mungkin merasa mereka yang memiliki gangguan kepribadian narsistik dianggap positif karena memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Sementara, bagi orang yang mengenal mereka dengan baik cenderung menganggap mereka berlebihan dan tidak disukai.
Misalnya, mereka yang menjalin hubungan asmara dengan orang narsis mungkin mengeluh atas sikapnya yang agresif, lalai, cemburu, atau eksploitatif. Mereka sering mendominasi pembicaraan, menyisakan sedikit ruang bagi orang lain untuk menyuarakan pendapat.
Penting untuk diingat bahwa di balik semua itu, orang dengan gangguan kepribadian narsistik bergumul dengan perasaan hampa. Pada beberapa kasus, mereka terus membandingkan diri mereka dengan orang-orang di sekitar dan tidak pernah merasa cukup baik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Merangkum laman Marriage, ada tujuh karakteristik yang dapat kamu gunakan untuk mengidentifikasi apakah pasanganmu saat ini memiliki kepribadian narsistik atau tidak:
1. Selalu Berharap Dipuji
Orang dengan kepribadian narsistik umumnya haus akan pengakuan. Sangat mungkin bagi mereka untuk melakukan suatu hal hanya untuk menerima pujian.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mereka bahkan kerap merasa kecewa, marah dan frustasi apabila tidak mendengar pujian yang menyenangkan di telinga. Orang narsis juga hanya menginginkan pujian untuk dirinya sendiri dan walaupun mereka suka dipuji, mereka tak mudah mengakui dan memuji keberhasilan orang lain.
Di saat yang sama, penelitian juga menunjukkan bahwa pujian yang berlebihan justru bisa memicu narsisme pada anak.
2. Rasa Superioritas
Terlepas dari apakah mereka telah mencapai sesuatu atau tidak, orang dengan kepribadian narsistik memiliki rasa superioritas yang selalu menyelimuti mereka.
Mereka ingin diri mereka diakui memiliki status yang lebih menonjol daripada yang lain. Orang narsis selalu ingin dirinya diperlakukan lebih unggul dari orang lain.
3.Melebih-lebihkan Prestasinya
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!