OIKN dan Pemuda Kaltim Tanam Pohon di Bekas Karhutla
Jumat, 06 Nov 2026, 03:27 WIBSAMARINDA - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bersama ratusan pemuda Kalimantan Timur (Kaltim) yang tergabung dalam gerakan Borneo Kind menggelar aksi penanaman seribu bibit pohon di kawasan bekas kebakaran di Taman Hutan Rakyat Bukit Soeharto.
âKegiatan penanaman pohon bersama pemuda ini sangat mendukung terwujudnya pilar Kota Hutan IKN,â kata Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono di Kutai Kartanegara, beberapa hari lalu.
Aksi penghijauan lingkungan tersebut difokuskan pada titik lokasi kawasan hutan lindung Taman Hutan Raya Bukit Soeharto yang masuk kawasan Ibu Kota Nusantara.
Tahap awal gerakan pemulihan ekosistem hutan tersebut menargetkan penanaman sebanyak seribu bibit pohon khas endemik pada area seluas dua hektare.
âPenanaman pohon harus dijadikan sebagai sebuah gaya hidup keberlanjutan bagi seluruh warga masyarakat,â ujar Basuki.
Gerakan penanaman pohon tersebut diinisiasi oleh komunitas pemuda lokal Borneo Kind sebagai bentuk aksi kepedulian terhadap bencana kebakaran hutan daerah.
Aksi sosial pemulihan lingkungan tersebut menggerakkan partisipasi sekitar empat ratus hingga lima ratus orang relawan dari berbagai kalangan warga masyarakat daerah.
Kolaborasi pemuda dan pemerintah itu, lanjut Basuki, diharapkan menjadi pemicu aksi nyata gerakan penghijauan lingkungan berkesinambungan di seluruh wilayah Kalimantan Timur.
âKeterlibatan aktif generasi muda sangat dibutuhkan dalam menjaga kelestarian kawasan hutan Nusantara,â Âkatanya.
Dia mengatakan Otorita IKN berkomitmen terus membuka ruang kolaborasi bersama seluruh pemuda daerah demi mewujudkan kawasan Ibu Kota Nusantara yang hijau berkelanjutan di Kaltim.
âLokasi Tahura dipilih karena merupakan kawasan hutan lindung yang harus dipulihkan dari bekas kebakaran,â tutur Inisiator Borneo Kind Wawan Irawan.
Gerakan swadaya masyarakat tersebut mengumpulkan dana bantuan patungan dari warga serta dukungan sarana prasarana dari berbagai lembaga mitra daerah setempat.
Dukungan penanganan lahan diberikan secara terpadu oleh jajaran Otorita IKN, Dinas Kehutanan Kaltim, BPBD, serta UPTD Tahura Bukit Soeharto secara berkesinambungan.
âAksi pemulihan ekosistem ini disiapkan untuk mengembalikan habitat satwa endemik Kalimantan seperti orang utan,â ucap Wawan.
Tim relawan di lapangan telah menyiapkan seribu lubang tanam guna memastikan kelancaran seluruh proses kegiatan penanaman bibit pohon secara merata. Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Desa BRILiaN BRI Dorong Batik Ciwitan Jadi Ikon Ekonomi Kreatif Desa Benteng Ciampea
-
Haaland dan Semenyo Cedera? Ini Kata Pelatih Man City
-
Melinda Aksa Tegaskan Keberhasilan PKK Makassar Diukur dari Dampak Nyata bagi Keluarga.
-
Mobil Hybrid dan REEV Bakal Bebas Ganjil-Genap hingga Parkir Khusus, Menperin Sarmuji Siapkan Insentif Nonfiskal
-
Maluku Garap Ubi Kayu, Potensi Pangan Lokal Jangan Terbuang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.