Pemprov Jakarta Total Persiapan Antisipasi Banjir

Jumat, 06 Nov 2026, 03:29 WIB

JAKARTA – Bulan Desember diperkirakan bakal mulai turun hujan. Untuk mengantisipasi banjir, Pemprov Jakarta fokus total normalisasi kali-kali agar siap menampung curah hujan deras.

Rencana kerja ini disampaikan Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo usai rapat dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Balai Kota, Kamis. “Sungai-sungai yang dinormalisasi adalah Kali Ciliwung, Kali Angke, Krukut, dan Kali Cakung Lama,” tandas Pramono.

Ket. Foto: — Sumber: ANTARA/Muhammad Adimaja

“Akan kita kebut, mudah-mudahan begitu bulan Januari mulai curah hujan tinggi hingga Februari bisa diantisipasi,” katanya. Pramono menyatakan rapat Forkopimda digelar menyusul prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait curah hujan tertinggi akan terjadi Februari 2027.

Maka, dia mengumpulkan seluruh pemangku kepentingan sebagai langkah mitigasi dan antisipasi kesiapsiagaan menghadapi musim hujan.

Rapat juga digelar untuk memperkuat sinergi agar Jakarta lebih siap dalam mengantisipasi hal-hal tersebut. Pramono pun bersyukur dengan keterbukaan dan rasa saling mendukung yang terjalin antarpihak.

Pramono berharap, hal ini dapat membuat Jakarta semakin siap menghadapi hal tersebut. Dia menyebut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jakarta juga akan memberikan pendampingan dalam proses normalisasi yang dilakukan untuk beberapa sungai.

Sedangkan Jakarta Barat diprakirakan mengalami curah hujan tertinggi pada musim hujan sehingga Pemerintah Provinsi Jakarta menyiapkan pembenahan infrastruktur, termasuk pembangunan embung dan penanganan sejumlah titik rawan banjir.

Dua hari lalu Pramono bersama-sama melihat Kali Angke, dan Cengkareng Drain untuk antisipasi banjir. Selain itu, Pemprov Jakarta juga berkoordinasi dengan pihak TNI untuk mengantisipasi curah hujan tinggi.

Pada hari Selasa (3/11), Pramono pun meninjau langsung perkembangan pembangunan tanggul Kali Angke Segmen Permata Buana, Kembangan Utara, Jakarta Barat, yang telah mencapai 90 persen. Namun Pramono mengingatkan, kawasan sekitar Kali Angke, khususnya di segmen Permata Buana, Kembangan, Jakarta Barat, akan tetap berpotensi mengalami banjir meski pembangunan tanggul di wilayah itu hampir rampung.

Menurut Pramono, kawasan tersebut merupakan salah satu titik yang paling lama mengalami banjir karena kondisi tanahnya lebih rendah dibandingkan wilayah sekitarnya. Karena masih berpotensi mengalami banjir, dia pun menyetujui rencana pembangunan embung baru di Jakarta Barat untuk menambah daya tampung air.

Terlebih lagi, embung di Jakarta Barat dinilai masih sangat kurang. Maka, Pemprov Jakarta akan memperbanyak pembangunan embung untuk menekan banjir. Ant/G-1

  • Cakung
  • Ciliwung
  • Kali Angke
  • banjir jakarta

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.