Garuda Indonesia Modernisasi Fitur Layanan, Permudah Pengguna Ubah Jadwal Penerbangan

Sabtu, 31 Okt 2026, 13:15 WIB

TANGERANG - Maskapai penerbangan nasional PT Garuda Indonesia melakukan modernisasi layanan digital melalui fitur Manage My Booking yang kini memudahkan pengguna jasa melakukan perubahan jadwal, rute penerbangan, hingga pengajuan pengembalian dana (refund) secara mandiri.

"Melalui modernisasi Manage My Booking, kami ingin memastikan manfaat perubahan jadwal tanpa biaya administrasi dapat diakses dengan semakin mudah dan praktis," kata Direktur Transformasi Garuda Indonesia Neil Raymond Mills melalui keterangan tertulisnya diterima di Tangerang, Sabtu.

Ia mengatakan, transformasi layanan ini tersedia di situs web resmi garuda-indonesia.com serta aplikasi FlyGaruda untuk iOS dan Android akan memperkuat komitmen berkelanjutan maskapai dalam menghadirkan fleksibilitas perjalanan yang optimal bagi para penumpang.

Menurut dia, perubahan rencana perjalanan merupakan bagian dari dinamika kebutuhan pengguna jasa yang seharusnya dapat dilakukan semudah pemesanan tiket.

"Dengan proses yang lebih sederhana dan fleksibel, pengguna jasa memiliki kendali serta kepastian yang lebih besar dalam mengelola perjalanannya bersama Garuda Indonesia," ujarnya.

Ia menyebutkan, dengan pengembangan sistem ini, pemegang tiket penerbangan kini tidak perlu lagi mengunjungi kantor penjualan atau menghubungi Contact Center untuk melakukan penyesuaian agenda perjalanan.

Di mana, lanjutnya, pengguna jasa mendapatkan akses langsung terhadap informasi ketersediaan penerbangan alternatif, perbandingan tarif, serta pengelolaan perubahan reservasi secara transparan.

"Inovasi digital ini melengkapi kebijakan fleksibilitas tiket yang telah diperkenalkan sejak April 2026. Dalam ketentuan tersebut, pemegang tiket kelas Business dan Economy berhak melakukan perubahan jadwal tanpa batas dengan pembebasan biaya administrasi," ungkapnya.

Sementara itu, bagi pemegang tiket Economy Promo memperoleh fasilitas satu kali perubahan tanpa biaya administrasi. "Bila tarif penerbangan pengganti lebih tinggi dari reservasi awal, penumpang cukup membayarkan selisih tarif yang berlaku," katanya.

Neil menambahkan bahwa transformasi digital diarahkan untuk mengurangi kompleksitas dalam setiap interaksi layanan, seiring dengan kebutuhan pengguna jasa yang terus berkembang.

"Penguatan fleksibilitas yang didukung pengalaman digital yang semakin seamless menjadi bagian penting dari upaya kami meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat daya saing Garuda Indonesia dalam industri penerbangan," kata dia.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.