Capaian Bedah Rumah Seret, Menteri PKP Bongkar Dua Kendala di Lapangan

Sabtu, 31 Okt 2026, 12:35 WIB

JAKARTA – Progres Program Bedah Rumah di daerah masih tersendat. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menggelar rakor daring dengan 10 kepala daerah untuk evaluasi, Jumat (30/10/2026).

Rakor digelar untuk mempercepat target sekaligus membongkar kendala di lapangan. Maruarar menegaskan Bedah Rumah adalah komitmen Presiden Prabowo Subianto dengan alokasi minimal 500 unit per kabupaten/kota.

Ket. Foto: Progres Program Bedah Rumah di daerah masih tersendat. Dua kendala utama adalah tersendatnya distribusi material dan kurangnya pendampingan — Sumber: istimewa

“Ini niat baik Bapak Presiden membantu rakyat dapat rumah layak. Programnya sangat bagus, silakan dimanfaatkan optimal. Kami butuh mitra di lapangan yang mampu koordinasi dan komunikasi cepat,” ujar Maruarar di Mandiri PKP, Jakarta.

Ia juga menekankan pentingnya keseragaman indikator penyelesaian antara pusat dan daerah dan meminta percepatan dalam dua bulan ke depan.

Progres Jauh dari Target

Dari 10 daerah yang dievaluasi, capaian masih rendah:

- Kab. Tangerang: alokasi 4.013 unit, baru selesai 555 unit

- Kaltara: 3.091 unit, selesai 293 unit

- Lampung Selatan: 2.628 unit, selesai 161 unit

- Kubu Raya: 2.444 unit, selesai 31 unit

- Jombang: 1.348 unit, selesai 74 unit

- Jayapura: 805 unit, selesai 214 unit

- Surakarta: 691 unit, selesai 191 unit

- Samosir 402 unit, Tapanuli Utara 300 unit, Tapanuli Tengah 240 unit masih proses.

Dua Kendala Utama: Material dan Pendamping

Evaluasi menemukan kendala klasik yang menghambat:

1. Distribusi material macet. Di Kalimantan Utara, pengiriman material tersendat akibat keterbatasan BBM dan akses transportasi sulit ke wilayah perbatasan.

2. Pendamping tidak aktif. Di Jombang, Jayapura, dan Samosir, Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) kurang aktif dalam pengumpulan data dan pendampingan teknis, sehingga verifikasi di lapangan lambat.

Pemda menyatakan siap bantu penyediaan tukang dan percepatan verifikasi data.

KUR dan Huntap Lebih Maju

Selain Bedah Rumah, dievaluasi juga Rumah Subsidi, KUR Perumahan, dan Huntap.

Rumah Subsidi: Lampung Selatan realisasi 3.103 unit dari target 3.037 unit (over target), Tangerang 4.216 unit, Kubu Raya 4.247 unit, Jombang 684 unit.

Huntap: Tapanuli Utara 103 unit dan Tapanuli Tengah 118 unit sudah 100% fisik.

KUR Perumahan: Tangerang Rp345,25 miliar, Surakarta Rp201,42 miliar, Jombang Rp170,85 miliar, Lampung Selatan Rp123,2 miliar, Kubu Raya Rp114,23 miliar.

Dirjen Kawasan Permukiman Fitrah Nur optimistis target nasional bisa dikejar dengan memperkuat pemantauan bersama balai pelaksana dan aparat desa serta penyiapan standar kualifikasi tukang.

Kementerian PKP menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan pemda dan balai untuk mempercepat realisasi agar akses hunian layak bagi masyarakat lebih merata.

  • Bedah Rumah
  • Kementerian PKP
  • Menteri PKP Maruarar Sirait

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.