Kemenhub Perketat Pemeriksaan Kapal dan Pesawat Jelang Libur Nataru
Sabtu, 31 Okt 2026, 12:30 WIBJAKARTAÂ â Kementerian Perhubungan menyiapkan pemeriksaan kelaiklautan terhadap 2.140 kapal menjelang angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 30 November 2026 dengan melibatkan 132 Unit Pelaksana Teknis.
Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya Kemenhub meningkatkan keselamatan transportasi laut dan penyeberangan selama libur akhir tahun. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kapal yang melayani masyarakat memenuhi persyaratan keselamatan sebelum beroperasi.
"Kami ingin memastikan setiap masyarakat yang melakukan perjalanan pada masa Natal dan Tahun Baru. Dapat menggunakan transportasi yang selamat, aman dan laik operasi, sehingga pemeriksaan keselamatan harus dilakukan secara menyeluruh," kata Menhub Dudy di Jakarta, Jumat (30/10).
Dari total kapal yang diperiksa, sebanyak 511 merupakan kapal penumpang dan 63 kapal Ro-Ro penumpang. Selain itu, terdapat 460 kapal Ro-Ro penyeberangan, 123 kapal cepat, serta 162 kapal tradisional.
Kemenhub juga memasukkan 821 kapal wisata sebagai sasaran pemeriksaan menjelang periode angkutan Nataru. Pemeriksaan mencakup aspek keselamatan, pengawakan, garis muat, pemuatan, kesehatan penumpang, hingga pencegahan pencemaran.
Khusus kapal wisata, pemeriksaan dilakukan sebelum kapal beroperasi sebagai bagian dari persyaratan pengajuan Surat Persetujuan Berlayar. Ketentuan tersebut bertujuan memberikan perlindungan keselamatan kepada masyarakat sejak sebelum keberangkatan.
Selain transportasi laut, Kemenhub juga menyiapkan pemeriksaan keselamatan pada sektor penerbangan melalui ramp inspection di 20 bandar udara. Pemeriksaan pesawat tersebut dijadwalkan berlangsung dalam tiga fase mulai 1 Desember 2026 hingga 5 Januari 2027.
Kesiapan fasilitas keselamatan juga akan diperiksa pada 223 bandar udara, terdiri atas 12 bandara oleh Direktorat Bandar Udara. Sementara itu, Kantor Otoritas Bandar Udara bertanggung jawab memeriksa 211 bandara lainnya di berbagai wilayah Indonesia.
Pengawasan meliputi area pergerakan pesawat, fasilitas panduan visual penerbangan, sistem kelistrikan, serta fasilitas pertolongan kecelakaan dan pemadam kebakaran. Kemenhub turut menyiapkan pengawasan navigasi penerbangan pada 18 lokasi prioritas untuk mendukung keselamatan operasional.
Pemeriksaan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi untuk mengintensifkan ramp check seluruh moda transportasi. Dudy meminta operator dan seluruh pemangku kepentingan memastikan hasil pemeriksaan ditindaklanjuti demi keselamatan masyarakat selama Nataru 2026/2027. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Sukseskan Angkutan Nataru, Berikut Langkah dan Strategi Ditjen Hubdat
-
Kemenhub Siapkan Stimulus Tiket Pesawat untuk Libur Nataru
-
BMKG: Cuaca di Pulau Jawa Diprakirakan Berawan Hingga Cerah Berawan
-
Bantu Ketersediaan Bahan Pokok, Pemkab Aceh Barat Sediakan 420 Paket Sembako Murah untuk Masyarakat
-
Kemenhub Berikan Stimulus Penurunan Harga Tiket Pesawat pada Periode Nataru 2026/2027
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.