Capaian Bedah Rumah Seret, Menteri PKP Bongkar Dua Kendala di Lapangan
Sabtu, 31 Okt 2026, 12:35 WIB | Oleh: Tim Redaksi1. Distribusi material macet. Di Kalimantan Utara, pengiriman material tersendat akibat keterbatasan BBM dan akses transportasi sulit ke wilayah perbatasan.
2. Pendamping tidak aktif. Di Jombang, Jayapura, dan Samosir, Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) kurang aktif dalam pengumpulan data dan pendampingan teknis, sehingga verifikasi di lapangan lambat.
Pemda menyatakan siap bantu penyediaan tukang dan percepatan verifikasi data.
KUR dan Huntap Lebih Maju
Selain Bedah Rumah, dievaluasi juga Rumah Subsidi, KUR Perumahan, dan Huntap.
Rumah Subsidi: Lampung Selatan realisasi 3.103 unit dari target 3.037 unit (over target), Tangerang 4.216 unit, Kubu Raya 4.247 unit, Jombang 684 unit.
Huntap: Tapanuli Utara 103 unit dan Tapanuli Tengah 118 unit sudah 100% fisik.
KUR Perumahan: Tangerang Rp345,25 miliar, Surakarta Rp201,42 miliar, Jombang Rp170,85 miliar, Lampung Selatan Rp123,2 miliar, Kubu Raya Rp114,23 miliar.
Dirjen Kawasan Permukiman Fitrah Nur optimistis target nasional bisa dikejar dengan memperkuat pemantauan bersama balai pelaksana dan aparat desa serta penyiapan standar kualifikasi tukang.
Kementerian PKP menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan pemda dan balai untuk mempercepat realisasi agar akses hunian layak bagi masyarakat lebih merata.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!