• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Dian Sastrowardoyo Ungkap ...

Dian Sastrowardoyo Ungkap Alasan Karakter Kinan Tak Muncul di Film Pendek Laut Bercerita

Selasa, 27 Okt 2026, 00:30 WIB

Jakarta - Pemeran Kasih Kinanti (Kinan) di film panjang "Laut Bercerita" karya Yosep Anggi Noen, Dian Sastrowardoyo, mengungkapkan keinginannya untuk menghadirkan karakter Kinan sejak penggarapan film pendek karya Pritagita Arianegara.

Namun, keterbatasan anggaran membuat karakter tersebut belum dapat dimunculkan dalam produksi saat itu.

Ket. Foto: Aktris Dian Sastrowardoyo saat wawancara ANTARA bersama para pemeran film "Laut Bercerita" di studio foto di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Senin (26/10). — Sumber: Antara

"Aku tuh sebenarnya pingin banget Mas, pas lagi film pendek itu Kinan juga dimunculkan, cuma kami punya banyak banget keterbatasan saat itu. Dan akhirnya art, set, juga harus kecil agar bisa tercakup dengan budget," ujar Dian di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Senin (26/10).

Dian mengatakan karakter Kinan sebagai pengatur gerakan kelompok Winatra membutuhkan ruang gerak yang lebih besar, sehingga kurang sesuai dengan konsep visual film pendek yang konsepnya minimalis tersebut.

"Peran Kinan ini juga enggak bisa kita berikan, karena kan peran pemimpin itu adanya di ruang-ruang yang lebih publik. Kalau si Laut tuh lagi bergerak jalan, ataupun di kampus, dan itu setting [latar] bisa masuk. Sementara waktu itu kita sebagai salah satu produser film, aku dan tim mengukur tuh emang yang lebih total itu yang setting kecil, rumah. Nah, yang di rumah yang datang cuma si Anjani sama adiknya Asmara (Jati)," tutur Dian yang dalam film pendeknya berperan sebagai Anjani, kekasih Biru Laut (Reza Rahadian).

Pengalaman dalam produksi film pendek tersebut menjadi bagian dari perjalanan kreatif para pemeran sebelum mengembangkan cerita "Laut Bercerita" ke format film panjang.

Dengan proses yang turut mengandalkan novel karya Leila S Chudori, skenario untuk menampilkan Kinan bisa dirancang oleh Yosep Anggi Noen dan Leila S Chudori.

Menurut Reza Rahadian, diskusi tim produksi bersama para aktivis yang terkait dengan cerita penculikan di masa lalu itu juga menjadi salah satu poin pembeda antara film panjang "Laut Bercerita" dengan film pendeknya.

"Sebagai acuan, saya kan sempat terlibat di film pendeknya, itu pertama kali saya mengenal Laut dan membaca bukunya. Tapi kalau untuk proses yang sekarang, tentu perjalanannya mungkin agak berbeda. Selain buku, karena Mbak Leila juga adalah penulis dari naskah film ini bersama Mas Anggi, tentu kami banyak berbekal tidak hanya buku, tapi naskah, skenario, dan banyak diskusi," kata Reza.

"Kami diskusi, bertemu dengan teman-teman aktivis, berbagi cerita, berbagi pengalaman, pengalaman berorganisasi, bahkan pengalaman cinta, serta pengalaman tentang bagaimana mereka bergerak dan menyuarakan isu-isu yang penting, gitu. Itu banyak sekali kami dapatkan lewat forum-forum diskusi. Mungkin itu yang membedakan proses film panjang ini dengan film pendek yang sebelumnya," ujar Reza pula.

  • Film Nasional

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.