BEI Buru Manipulator, Integritas Pasar Dipertaruhkan
Senin, 26 Okt 2026, 16:55 WIBJAKARTA â PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan akan segera menerbitkan pengumuman dan melakukan investigasi saat terdeteksi adanya dugaan manipulasi harga saham di pasar modal Indonesia.
Dengan diterbitkannya pengumuman indikasi investigasi tersebut, maka BEI tidak hanya sekedar menetapkan Unusual Market Activity (UMA) seperti yang telah dilakukan sebelumnya.
"Kami perlu menghadirkan pengawasan yang lebih efektif untuk memastikan bahwa perdagangan di BEI berjalan secara teratur, wajar, dan efisien. Oleh karena itu, kami akan segera menerangkan metodologi dan prosedur pengawasan yang lebih efektif dan dapat memberikan sinyal yang kuat dan tegas kepada pasar," ujar Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik dalam konferensi pers di BEI, Jakarta, Senin (26/10).
Jeffrey menjelaskan selama ini BEI menerapkan sejumlah langkah pengawasan, diantaranya tindakan segera atau immediate action, pengumuman UMA, hingga suspensi dan cooling down.
Kemudian, lanjutnya, langkah-langkah tersebut juga disertai proses investigasi internal di bursa.
âKami akan melakukan penyesuaian lebih targeted, segera setelah ini kami tidak lagi akan banyak memberikan immediate action atau UMA,â kata Jeffrey.
Jeffrey menjelaskan, BEI akan memanfaatkan teknologi pengawasan untuk mendeteksi indikasi awal praktik manipulasi harga saham, yang apabila ditemukan indikasi tersebut selanjutnya BEI akan mengumumkan bahwa investigasi terhadap transaksi saham tertentu telah dimulai.
Ia mengatakan BEI akan mengumumkan periode transaksi yang sedang diinvestigasi, termasuk transaksi yang melibatkan sejumlah pihak melalui beberapa anggota bursa.
"Di dalam proses investigasi itu, kami dapat melakukan tindakan tertentu seperti pembatasan kegiatan rekening efek atau melakukan suspensi atas rekening efek tertentu,â ucap Jeffrey.
Jeffrey berharap mekanisme baru tersebut dapat menjaga likuiditas pasar sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap aktivitas perdagangan yang terindikasi tidak wajar.
Selanjutnya, BEI akan menyosialisasikan mekanisme pengawasan baru tersebut kepada Anggota Bursa (AB) pada pekan ini, dan berharap penerapannya dapat dilakukan dalam waktu dekat.
âMinggu ini kami akan melakukan sosialisasi dengan anggota bursa dan kami harapkan dalam waktu yang sangat segera mekanisme ini sudah akan bisa kami terapkan,â ujar Jeffrey.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Batam Blackout Total, Pulau Bintan Gelap Gulita dan Terpaksa Bergilir Listrik
-
Klasemen Berubah! Italia Tekuk Turki 3-1 dan Naik ke Peringkat Dua
-
Asap Pekat di Kota Palembang Berasal dari Karhutla di 66 Titik di Sumsel
-
BEI Gandeng Asing, Benahi Kepercayaan Pasar
-
DPRD DKI Dorong Pemilahan Sampah dari Hulu, 11 Sungai Jadi Sasaran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.