Warga Diserang Kabut Asap, Pemkab Kobar Sediakan Oksigen dan Cek Kesehatan Gratis

Senin, 26 Okt 2026, 18:08 WIB

PALANGKA RAYA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah memfasilitasi 38 titik Rumah Oksigen gratis dan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk melindungi masyarakat dari ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Bupati Kobar Nurhidayah di Pangkalan Bun, Senin (26/10), mengatakan layanan CKG dihadirkan bersamaan dengan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Kobar sebagai upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Ket. Foto: Sejumlah masyarakat terlihat mengikuti Cek Kesehatan Gratis yang dilaksanakan Pemkab Kobar di Pangkalan Bun. — Sumber: ANTARA/Safitri RA

“CKG ini menjadi salah satu upaya kami dalam menjaga kesehatan masyarakat, sekaligus mendekatkan akses layanan kesehatan kepada warga,” katanya.

Ia menjelaskan Pemkab Kobar mengintegrasikan layanan kesehatan dengan kegiatan GPM agar masyarakat dapat memperoleh manfaat dari kedua program tersebut dalam satu kegiatan. Karena itu layanan CKG turut disediakan setiap kali GPM dilaksanakan.

Menurut Nurhidayah, pemeriksaan kesehatan tersebut difokuskan pada deteksi dini penyakit tidak menular, seperti diabetes, kolesterol tinggi, dan hipertensi. Melalui pemeriksaan itu, masyarakat diharapkan dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal dan memperoleh penanganan sesuai kebutuhan.

“Dengan adanya CKG ini, masyarakat dapat mengetahui lebih dini kondisi kesehatannya, termasuk risiko penyakit diabetes, kolesterol tinggi, dan hipertensi,” ujarnya.

Ia menambahkan warga yang hasil pemeriksaannya memerlukan penanganan lanjutan dapat dirujuk ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Selain layanan pemeriksaan kesehatan, Pemkab Kobar juga menyediakan Rumah Oksigen gratis di 38 titik yang tersebar di sejumlah wilayah kecamatan untuk membantu masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap karhutla.

Fasilitas tersebut mencakup Rumah Oksigen Induk di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kobar, Rumah Sakit Pratama Kotawaringin, serta sejumlah puskesmas, puskesmas pembantu (pustu), pondok bersalin desa (polindes), kantor desa, dan posko karhutla.

Sejumlah fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan tersebut antara lain Puskesmas Natai Palingkau, Pangkalan Lada, Arut Selatan, Arut Utara, Riam Durian, Sambi, Semanggang, Teluk Bogam, dan Mendawai. Rumah oksigen juga tersedia di Pustu Raja Seberang dan Kumpai Batu Bawah.

Fasilitas lainnya tersebar di sejumlah desa dan kelurahan, termasuk Tanjung Putri, Tanjung Terantang, Pangkalan Satu, Sungai Pulau, Mulya Jadi, Mendawai Seberang, Sungai Bakau, Karanganyar, Keraya, Sabuai Timur, Sabuai, Kumai Hulu, Teluk Pulai, Sungai Bedaun, Sungai Cabang, Teluk Ranggau, dan Kelurahan Mendawai.

Nurhidayah mengimbau masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap untuk mendatangi Rumah Oksigen gratis terdekat agar dapat memperoleh bantuan sesuai kebutuhan.

“Apabila masyarakat merasa mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap, mereka dapat mendatangi lokasi Rumah Oksigen gratis terdekat,” katanya.

  • cek kesehatan gratis
  • karhutla kalteng
  • rumah oksigen gratis
  • kabut asap kobar
  • pemkab kotawaringin barat

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.