Ilmuwan Berhasil Ungkap Rahasia Kaca Romawi Berusia 1.600 Tahun yang Bisa Berubah Warna
Minggu, 25 Okt 2026, 22:18 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S“Ini lebih ambisius dan lebih presisi,” kata Freestone.
Dia mengaku gembira karena penelitian tersebut memperlihatkan betapa sulitnya memperoleh warna yang tepat. Temuan itu juga dapat membantu para peneliti memahami teknik yang digunakan pengrajin kaca Romawi pada masa lalu.
Freestone menjelaskan, warna kaca sangat dipengaruhi kondisi di dalam tungku pembakaran. Bahkan, perubahan posisi kaca di dalam tungku dapat menghasilkan warna yang berbeda.
Sensitivitas tersebut menunjukkan bahwa mengendalikan warna dengan presisi merupakan tantangan besar bagi para pengrajin kuno. Karena itu, dia menduga keberhasilan menghasilkan efek warna seperti Piala Lycurgus mungkin juga melibatkan unsur keberuntungan.
Dari artefak kuno menjadi karya seni modern
Penelitian Universitas Sheffield juga melibatkan seniman kaca Elliot Walker untuk menciptakan patung kaca kontemporer yang terinspirasi oleh Piala Lycurgus. Karya tersebut memadukan kisah Lycurgus dengan patung Atlas Farnese, dengan sebuah cangkir menggantikan bola dunia yang biasa dibawa Atlas.
“Bagi saya, ini adalah hubungan dengan para pembuat Romawi,” kata Walker.
Karya tersebut dijadwalkan dipamerkan di Millennium Gallery pada 6–15 November 2026, sebagai bagian dari Festival of the Mind Universitas Sheffield. Setelah pameran, patung itu akan ditempatkan secara permanen di Turner Museum of Glass.
Selain membuka jalan bagi pemahaman lebih dalam tentang teknologi kaca kuno, penelitian ini juga memunculkan pertanyaan mengenai makna penggunaan warna merah dan hijau pada Piala Lycurgus.
Freestone menyebut adanya teori bahwa kombinasi warna tersebut berkaitan dengan proses pematangan anggur. Relief pada piala menggambarkan tanaman anggur yang menjerat Lycurgus, menghubungkan kisah tersebut dengan dunia Dionysus, dewa anggur dan pesta perjamuan.
Karena itu, piala tersebut mungkin pernah digunakan dalam upacara minum tertentu.
Sebuah surat yang konon ditulis Kaisar Hadrian kepada saudara iparnya di Roma juga menyebut cawan berwarna-warni yang dapat berubah warna. Dalam surat tersebut, Hadrian dikisahkan menulis bahwa ia mengirimkan cawan-cawan pemberian seorang imam kuil dan menginginkan agar benda-benda itu digunakan dalam jamuan pada hari-hari raya.
Meski demikian, hubungan langsung antara surat tersebut dan Piala Lycurgus belum dipastikan. Keberhasilan mereplikasi efek optiknya tetap menjadi petunjuk penting tentang kecanggihan teknik pengolahan material yang telah dikuasai bangsa Romawi lebih dari satu milenium lalu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!