Merauke Bisa Jadi Lumbung Pangan Nasional, Wamentan Saleh: Jangan Sampai Petani Kekurangan Pupuk dan Benih!
Sabtu, 24 Okt 2026, 22:52 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: istimewa
MERAUKE - Merauke didorong jadi lumbung pangan nasional. Wakil Menteri Pertanian Muhammad Saleh Mustafa memerintahkan percepatan tanam dan peningkatan produktivitas 45.993 hektare Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Papua Selatan.
Penegasan itu disampaikan saat Wamentan Saleh meninjau langsung cetak sawah di Desa Muram Sari, Distrik Semangga, Merauke, Sabtu (24/10).
Di hadapan petani, Wamentan Saleh memerintahkan jajarannya memastikan tidak ada lagi petani yang kekurangan sarana produksi. Mulai dari pupuk, benih, air, hingga alat mesin pertanian.
"Jangan sampai ada petani yang kurang pupuk, jangan sampai ada petani yang kurang benih. Ibu (Kadis), laporkan," tegas Saleh.
Menurut Saleh, perluasan lahan saja tidak cukup. Lahan yang sudah dibuka harus segera produktif dan memberi untung bagi petani. Karena itu ia menjanjikan solusi terpadu dari hulu ke hilir.
"Ke depan, saya akan laporkan ke Pak Menteri untuk ada semacam solusi terpadu. Khusus untuk cetak sawah ini, dari mulai hulu sampai hilirnya, sampai bisa berjalan dengan baik," ujarnya.
Dalam dialog dengan kelompok tani, petani mengeluhkan kebutuhan mendesak seperti jalan usaha tani, irigasi, dan mekanisasi. Hal ini menjadi perhatian serius Kementan.
Data Kementan mencatat, total cetak sawah di Papua Selatan mencapai 45.993 hektare, dengan rincian 17.693 hektare di tahun 2025 dan 28.300 hektare di tahun 2026.
Saleh menilai Merauke punya potensi besar. Namun pengembangan harus berkelanjutan, tidak hanya mengejar luas areal tapi juga produktivitas dan kesejahteraan petani.
Ia juga menekankan pentingnya akses pasar dan penguatan koperasi agar petani tidak terjerat praktik ijon dan tengkulak.
"Semua yang kita usahakan ini akan bisa mendatangkan manfaat apabila kita bersama-sama, saling tolong-menolong, saling baku bantu, saling menyelesaikan persoalan," kata Saleh.
"Pangan yang kita cita-citakan dan usahakan bersama ini harus terus berlanjut, ditingkatkan, dan dijaga," tutupnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!