Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Partai Mulai Peduli Masalah Sampah? PDIP Gelar Acara Peduli Sampah Nasional

8 Minggu, 18 Okt 2026, 01:23 WIB | Oleh:
Partai Mulai Peduli Masalah Sampah? PDIP Gelar Acara Peduli Sampah Nasional Partai Mulai Peduli Masalah Sampah? PDIP Gelar Acara Peduli Sampah Nasional Doc: ant
Ket. aksi peduli sampah

JAKARTA – Kenapa baru sekarang ya ada partai peduli sampah. Padahal masalah sampah sudah menahun. PDI Perjuangan akan menggelar Pekan Peduli Sampah Nasional pada tanggal 9-14 November 2026 yang dipusatkan di Jakarta, tetapi pelaksanaannya digelar serentak di seluruh Indonesia dengan melibatkan seluruh kader PDI Perjuangan hingga tingkat desa.

"Nanti kami sebagai Ketua DPP Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan, tanggal 9 sampai 14 November akan mengadakan Pekan Peduli Sampah Nasional. Kita akan memecahkan rekor MURI nanti tanggal 14 November," Ketua Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup DPP PDI Perjuangan Eriko Sotarduga dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Pengumuman itu disampaikan Eriko dalam webinar di kawasan Clungup Mangrove Conservation (CMC) Tiga Warna, Malang Selatan, Sabtu.

Menurut Eriko, gerakan itu menyasar sampah organik rumah tangga yang diolah menjadi pupuk. Ia menyoroti dampak pupuk kimia terhadap tanah, salah satunya adalah membuat tanah menjadi keras. Karena itu ia mendorong pengolahan sampah organik dengan bio-decomposer.

"Kita tumpuk sampah organik di sana, bekas sisa makanan, daun-daunan dan lain-lain, tapi nanti harus diberikan namanya bio-decomposer untuk apa? Agar tidak bau dan proses itu menjadi lebih cepat," kata Eriko.

Ia mengaitkan gerakan itu dengan Hari Pahlawan pada 10 November dan mengajak semua orang menjadi pahlawan di lingkungan masing-masing.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menjelaskan pada puncak acara yang digelar 14 November akan dilakukan pembersihan di ibu kota provinsi dan kabupaten dengan membersihkan sampah dan memisah-misahkan sampah tersebut sebagai bagian gerakan Merawat Pertiwi.

Hasto juga mengatakan sampah organik rumah tangga akan diolah di tingkat RT melalui program yang ia sebut TEBA.

"Kita olah, kami akan membuat TEBA. TEBA itu sampah organik dimasukkan di situ. Bagi yang ikut webinar nanti yang perlu nanti kami berikan datanya. Termasuk diberikan biodekomposer agar sampahnya tidak berbau, sampah organik rumah tangga itu agar tidak berbau," ujar Hasto.

Hasto menautkan gerakan itu dengan tata ruang dan moratorium hutan. "Maka politik tata ruang, moratorium hutan-hutan kita harus dilakukan. Tidak boleh ada konversi lahan pertanian untuk kepentingan lain karena itu menyangkut masa depan anak cucu kita. Kita harus berdaulat di bidang pangan," katanya.

Ia juga menyebut Pekan Peduli Sampah Nasional akan menjadi ajang berbagi pengalaman kepala daerah dari partainya.

"Termasuk Bu Risma di dalam mengelola sampah, mengelola lingkungan, membuat taman-taman kota, politik tata ruang, kemudian penggunaan teknologi," ujar Hasto.

Dalam forum yang sama, penggerak lingkungan M. Zamroni menceritakan pengalaman mengelola sampah sejak 1999 melalui Tunas Hijau. Ia mengaku baru sadar soal sampah setelah mengikuti pertukaran pemuda ke Australia.

Sekembalinya dari Australia, ia bersama tim mulai mengajak warga membuang sampah pada tempatnya, dengan menjadikan saku sebagai tempat sampah sementara dan meminimalkan penggunaan air mineral kemasan sekali pakai. Sejak 2002, ia menggarap anak-anak dan remaja melalui akademi Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup.

"Ada yang sejak pandemi bahkan 2020 itu satu anak dengan keluarganya itu mengolah sampah organik 125 kilogram dalam sehari. Di rumah," ujarnya.

Ia juga menyebut ada siswa sekolah dasar yang mengolah 110 kilogram sampah organik sehari, sehingga sebulan mencapai 3,3 ton.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Ekonomi
Kabar Baik untuk Peternak! ...
Advertisement
Luar Biasa Seru, Persija Tundukkan Persebaya 1-0, Gol Menit 89   

Luar Biasa Seru, Persija Tundukkan Persebaya 1-0, Gol Menit 89  

07 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.