Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Riset Pangan Lokal Didorong Jadi Fondasi Inovasi dan Kemandirian Bangsa

📅 Kamis, 08 Okt 2026, 23:20 WIB | Oleh:

Selain menjadi forum diskusi, Simposium Pangan Nasional 2026 menjadi momentum pemberian penghargaan kepada peneliti terbaik Program IRN 2025–2026. Pada kesempatan yang sama dilakukan seremoni penandatanganan kerja sama dan penyerahan simbolis bantuan dana riset untuk menandai dimulainya Program IRN 2026–2027.

Sebanyak 83 peneliti mahasiswa S1 terpilih akan menjalankan penelitian dengan dukungan dana serta pendampingan Tim Pakar IRN selama satu tahun ke depan. Mereka terpilih melalui proses seleksi terhadap 595 proposal penelitian yang diterima.

Program IRN 2026–2027 telah dimulai sejak pertengahan 2026 melalui kegiatan sosialisasi ke sejumlah universitas dan perguruan tinggi pada Juni. Tahap tersebut dilanjutkan dengan pembukaan pendaftaran hingga akhir Agustus 2026 dan proses seleksi oleh Tim Pakar IRN.

Stefanus mengatakan keberlanjutan program tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara dunia usaha, akademisi, pemerintah, dan peneliti muda.

“Melalui IRN dan Simposium Pangan Nasional, kami berharap kolaborasi antara dunia usaha, akademisi, pemerintah, dan peneliti muda dapat semakin kuat. Semangat ‘Innovate today. Nourish tomorrow’ mengingatkan kita bahwa riset dan pengembangan kapasitas yang dilakukan hari ini dapat menjadi fondasi bagi inovasi pangan di masa depan,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Olahraga
Djokovic Dukung Keputusan S...
Olahraga
NBA dan FIBA Tetap Berkomit...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.