Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disdik DKI: Siswa-Siswi Korban Pelecehan Guru di SMKN 27 Akan Didampingi

📅 Kamis, 08 Okt 2026, 12:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disdik DKI: Siswa-Siswi Korban Pelecehan Guru di SMKN 27 Akan Didampingi Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi-Korban pelecehan seksual.

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta akan melakukan pendampingan bagi para siswa-siswi korban pelecehan oleh seorang guru di SMK Negeri 27 Jakarta.

“Kami akan kerja sama tentunya untuk pendampingan siswa-siswi tadi, jangan sampai ada (trauma) psikis dan lain-lain. Ini akan kami dampingi,” jelas Kepala Disdik DKI Jakarta, Nahdiana, saat dihubungi, Kamis (08/10).

Nahdiana mengatakan pihaknya juga membentuk tim internal untuk melakukan pendampingan terhadap murid-murid sekolah tersebut.

Tim tersebut juga nantinya akan menggali informasi tambahan dari para korban pelecehan tersebut.

“Jadi kami juga mau bentuk tim internal untuk pendampingan anak-anak yang tadi mendapatkan perlakuan-perlakuan, sambil juga kami dapat informasi tambahan nanti dari anak-anak,” ungkapnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan guru pelaku pelecehan terhadap siswa di SMK Negeri 27 Jakarta telah diberhentikan dan tidak lagi diberikan kesempatan untuk menjadi tenaga pendidik di Jakarta.

Selain itu, Pramono juga memerintahkan guru tersebut diproses sesuai hukum yang berlaku.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak menoleransi tindakan kekerasan maupun pelecehan. Terlebih, tindakan tersebut dianggap telah mencoreng marwah tenaga pendidik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, seorang guru di SMKN 27 Jakarta diduga melakukan kekerasan dan pelecehan terhadap sejumlah siswa.

Dugaan tersebut mencuat setelah seorang warganet mengunggah pengakuannya di media sosial Threads.

Warganet dengan akun @nrfsyahab itu mengaku pernah menjadi siswa SMP yang dididik oleh guru tersebut.

Dalam unggahannya, dia menyebutkan pelaku merupakan guru seni budaya yang kerap memberikan hukuman fisik kepada siswa yang tidak hafal sejumlah materi pelajaran, seperti suling dan pianika. Dia pun mengaku pernah dicubit hingga menimbulkan lebam.

"Setiap ada hafalan suling/pianika yang enggak hafal pokoknya kena cubitannya dia yang sampai keungu-unguan," tulis akun tersebut.

Menurut dia, tindakan tersebut dilakukan terhadap siswa laki-laki maupun perempuan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
Daerah
Basarnas Akan Kerahkan Dua ...
Daerah
BMKG: Waspadai Banjir Rob d...
Advertisement
Apakah Termasuk Pemain Tambahan yang Akan Direktrut untuk Piala Asia 2027? Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI

Apakah Termasuk Pemain Tambahan yang Akan Direktrut untuk Piala Asia 2027? Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.