10 Tahun Susuri Jakarta, Bunda Reza Berjuang Besarkan Dua Anak hingga Mandiri
📅 Rabu, 07 Okt 2026, 20:12 WIB | Oleh: Haryo BronoDi lingkungan komunitas tersebut, pengalaman hidup dan bekerja yang dimilikinya menjadi bekal untuk berbagi dengan sesama perempuan. Ia berbicara tentang bagaimana menjaga penghasilan, mengatur keuangan keluarga, hingga pentingnya mempertimbangkan kemampuan finansial sebelum mengambil pembiayaan.
Baginya, menjadi perempuan yang bekerja bukan hanya soal memiliki penghasilan sendiri. Ada tanggung jawab untuk memahami bagaimana penghasilan tersebut digunakan dan dikelola.
Terlebih bagi perempuan yang juga menjadi tulang punggung keluarga, pengelolaan keuangan menjadi bagian penting dari upaya menjaga keberlangsungan rumah tangga.
Pengalaman Bunda Reza merupakan salah satu cerita dari pemanfaatan akses pendanaan dalam ekosistem Grab. Grab menyebut lebih dari 600.000 mitra UMKM, yang terdiri atas mitra GrabMerchant dan mitra pengemudi di seluruh Indonesia, telah mengakses pendanaan senilai lebih dari Rp9 triliun melalui GrabModal sejak layanan tersebut diluncurkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Melalui GrabModal by OVO Finansial, mitra pengemudi dan merchant dapat mengakses layanan pendanaan dari penyedia jasa keuangan yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Skema pembayaran juga dirancang untuk menyesuaikan karakteristik pendapatan mitra.
Bagi Bunda Reza sendiri, fasilitas pendanaan tersebut merupakan salah satu pilihan ketika kebutuhan keluarga datang pada saat yang tidak selalu bisa diprediksi.
Namun, pengalaman selama bertahun-tahun membuatnya memahami bahwa akses terhadap dana harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab mengelolanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bukan Sekadar Soal Penghasilan
Setelah 10 tahun berada di jalan, kehidupan ekonomi Bunda Reza perlahan berubah. Penghasilan sebagai pengemudi tidak hanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Ia juga dapat menabung, membeli kendaraan yang digunakan untuk bekerja, memperbaiki rumah, memenuhi kebutuhan pendidikan anak, serta menyisihkan dana untuk kebutuhan yang tidak terduga.
Namun, ketika ditanya mengenai pencapaian selama menjadi mitra pengemudi, Bunda Reza tidak serta-merta berbicara tentang benda yang berhasil dibeli. Ukuran keberhasilan baginya jauh lebih sederhana: ia mampu memenuhi kebutuhan anak-anak dari hasil kerjanya sendiri.
"Sejak menjadi Mitra Pengemudi GrabBike, saya merasa lebih percaya diri karena bisa membantu memenuhi kebutuhan anak-anak dari hasil keringat saya sendiri," ujarnya.
Ia merasa bersyukur ketika penghasilan yang diperoleh dari perjalanan demi perjalanan dapat berubah menjadi makanan di meja makan, biaya pendidikan, perbaikan rumah, kendaraan untuk bekerja, atau dana yang disimpan untuk menghadapi kebutuhan berikutnya.
"Kebutuhan sehari-hari bisa terpenuhi, kebutuhan anak-anak juga tetap terpenuhi, dan saya masih bisa menyisihkan sedikit untuk keperluan tak terduga. Rasanya senang sekali ketika saya tahu hasil kerja saya bisa memberikan manfaat bagi keluarga," katanya.
Sepuluh tahun di jalan juga mengajarkan Bunda Reza bahwa kemandirian tidak berarti harus menghadapi segala sesuatu seorang diri.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!