10 Tahun Susuri Jakarta, Bunda Reza Berjuang Besarkan Dua Anak hingga Mandiri
📅 Rabu, 07 Okt 2026, 20:12 WIB | Oleh: Haryo BronoKetika sedang berada di luar, perhatian kepada anak tetap berjalan. Sebuah kamera pengawas yang dipasang di rumah membantunya memantau kondisi putra sulungnya dari kejauhan.
Bagi Bunda Reza, rasa khawatir sebagai seorang ibu tentu tidak pernah sepenuhnya hilang.
"Banyak orang yang bertanya kepada saya, kalau sedang narik, siapa yang menjaga anak pertama saya? Saya selalu menjawab, saya titip sama Allah," katanya.
Ia memahami bahwa bekerja di jalan berarti meninggalkan rumah untuk beberapa waktu. Namun, kebutuhan untuk bekerja juga tidak dapat ditinggalkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sebagai orang tua, tentu ada rasa khawatir, apalagi saat harus meninggalkan anak untuk bekerja. Tapi saya percaya, selama saya berusaha memberikan yang terbaik untuk kedua anak saya, Allah juga akan menjaga dan memberikan jalan," ujarnya.
Bagi Bunda Reza, fleksibilitas bukan sekadar persoalan kenyamanan bekerja. Fleksibilitas menentukan apakah ia dapat menjalankan dua peran sekaligus: sebagai pencari nafkah dan sebagai ibu.
Sepuluh Tahun Perjalanan Seorang Ibu
Ketika pertama kali menjadi mitra pengemudi pada 2016, putra keduanya masih duduk di kelas 3 SD. Saat itu, mungkin sulit membayangkan bagaimana anak yang masih duduk di sekolah dasar tersebut kelak akan tumbuh menjadi seorang pemuda yang bersiap membangun masa depan di luar negeri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sepuluh tahun kemudian, keadaan telah berubah. Putranya telah menyelesaikan sekolah dan kini mengikuti pelatihan kerja di Bandung sebagai persiapan untuk bekerja di Jepang.
Bagi Bunda Reza, perjalanan pendidikan anaknya menjadi salah satu hasil paling penting dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Penghasilan dari bekerja sebagai pengemudi digunakan untuk berbagai kebutuhan keluarga. Mulai dari kebutuhan sehari-hari, biaya pendidikan, perawatan anak, hingga dana cadangan untuk menghadapi kebutuhan yang tidak terduga.
Tidak semua perjalanan berlangsung mulus. Ada masa ketika penghasilan harus dibagi untuk banyak kebutuhan sekaligus. Namun, Bunda Reza berusaha memastikan pendidikan anak tetap menjadi prioritas.
Ia juga tidak ingin anak-anaknya hanya bergantung kepadanya. Sejak kecil, ia berusaha menanamkan gagasan bahwa setiap orang harus belajar berdiri di atas kaki sendiri.
"Saya selalu mengajarkan anak saya untuk berusaha berdiri di atas kaki sendiri. Bagi saya, kemandirian bukan hanya tentang mampu melakukan sesuatu sendiri, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa memotivasi diri, terus belajar, dan menjaga semangat saat menghadapi tantangan," tuturnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!