Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

BPBD Pati Salurkan Air Bersih ke 81 Desa di 12 Kecamatan, Jumlah Terdampak Bertambah.

29 Kamis, 29 Okt 2026, 11:59 WIB | Oleh:
BPBD Pati Salurkan Air Bersih ke 81 Desa di 12 Kecamatan, Jumlah Terdampak Bertambah. BPBD Pati Salurkan Air Bersih ke 81 Desa di 12 Kecamatan, Jumlah Terdampak Bertambah. Doc: Antara Foto
Ket. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mendistribusikan air bersih kepada warga desa yang membutuhkan, menyusul dampak musim kemarau panjang.

BPBD Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menyalurkan air bersih kepada warga yang kesulitan air bersih dengan jumlah desa terdampak semakin bertambah menjadi 81 desa yang tersebar di 12 kecamatan.

"Sebelumnya hanya 70-an desa, kini bertambah menjadi 81 desa yang terdampak kekeringan dan membutuhkan suplai air bersih," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Pati Budi Martinus, di Pati, Kamis.

Ia mengatakan desa yang membutuhkan suplai air bersih tidak hanya dialami desa yang setiap musim kemarau terdampak, bahkan ada desa yang selama ini tidak pernah terdampak kini juga membutuhkan perhatian.

Desa tersebut, yakni Desa Klayusiwalan dan Tlogomojo, Kecamatan Batangan. Selain itu, juga ada beberapa desa yang mulai mengajukan suplai air bersih.

Distribusi air bersih, kata dia, dalam sehari bisa sebanyak 30-an truk tangki. Sedangkan distribusi normal berkisar 25 tangki per harinya.

Selain ada penambahan desa terdampak, kata dia, beberapa kecamatan juga mengalami perubahan status dari sebelumnya hanya kekeringan ringan atau sedang, kini ada yang sampai berat.

Dampak kekeringan berat, pada 22 September 2026 tercatat hanya di Kecamatan Gabus dan Jakenan, kini meluas ke Kecamatan Kayen, Tambakromo, Winong, Pucakwangi, dan Jaken.

Kecamatan Dukuhseti yang awalnya terdampak ringan, kini meningkat menjadi sedang karena awalnya hanya satu desa, kini meluas ke empat desa.

Pemkab Pati menyiapkan anggaran belanja tidak terduga (BTT) sebesar Rp20 miliar untuk menangani bencana kekeringan yang saat ini jumlah desa terdampak semakin bertambah.

Penanganan kekeringan di Kabupaten Pati dilakukan secara bersama-sama oleh berbagai unsur. Bantuan air bersih di antaranya terus disalurkan BPBD Kabupaten Pati, Baznas, PMI, Bank Jateng, Bank Daerah Pati, PDAM, serta yang terharu dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Pati.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pati l Supriyanto mengatakan Bawaslu bersama jajaran menyalurkan 36.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kecamatan Jaken.

Dropping air bersih sebanyak itu, disalurkan kepada warga Desa Mojoluhur dan Desa Ronggo, Kecamatan Jaken, yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.

Bantuan tersebut, kata dia, didistribusikan menggunakan enam truk tangki dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter dan 8.000 liter.

Kegiatan pendistribusian air bersih ini, lanjut dia, merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Pendistribusian air bersih tersebut melibatkan jajaran pimpinan dan sekretariat Bawaslu Kabupaten Pati, mulai dari ketua, anggota, kepala sekretariat, hingga staf sekretariat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Kemendagri Pastikan Stabili...
Daerah
Buruan Tambah Daya Listrik,...

Para Nelayan Panen Raya Ikan Berikut, Ekonomi Membaik

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Para Nelayan Panen Raya Ika...
Rona
Kesuksesan Pembangunan Diuk...

Mengkritisi Perpres Soal BBM dan LPG, Harga Harus Murah

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Mengkritisi Perpres Soal BB...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.