Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petani MAJU Summit 2026 Digelar, Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Pertanian Tumbuh

📅 Rabu, 23 Sep 2026, 09:28 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Bagi Syngenta Indonesia, dialog lintas sektor tersebut memiliki makna khusus.

“Selama 60 tahun, Syngenta Indonesia telah berada di sisi petani. Dari generasi ke generasi, kami melihat bagaimana tantangan pertanian terus berubah, dan bagaimana petani terus beradaptasi serta berinovasi. Kami akan terus bersama Petani MAJU, satu hati, demi kemajuan negeri,” ujar Eryanto.

Menurut Eryanto, tantangan pangan ke depan membutuhkan pendekatan yang semakin kolaboratif.

“Kami percaya bahwa inovasi harus dimulai dari petani. Ketika kita memahami kebutuhan dan tantangan yang mereka hadapi, kita dapat bersama-sama mendorong riset, teknologi, dan inovasi yang lebih relevan dan dapat memberikan dampak nyata. Karena kemajuan pertanian pada akhirnya harus berjalan bersama dengan kemajuan petaninya,” lanjutnya.

Pendekatan farmer-centric tersebut menjadi benang merah dalam semangat Petani MAJU. Syngenta memandang petani bukan hanya sebagai penerima teknologi, tetapi sebagai bagian penting dari proses untuk memahami tantangan, mengembangkan solusi, dan mendorong perubahan di lapangan.

Festival Padi Petani MAJU 2026: Tiga Hari, Satu Semangat

Indonesia Petani MAJU Summit merupakan bagian dari Festival Padi Petani MAJU 2026, yang berlangsung pada 22–24 September 2026.

Festival ini menjadi rangkaian kegiatan yang mengangkat berbagai dimensi kemajuan pertanian padi melalui empat pilar Petani MAJU: Maximize Profitability (memaksimalkan keuntungan petani), Accelerate Innovation (mempercepat inovasi), Joint Effort in Sustainability (upaya bersama dalam keberlanjutan), dan United One Team (bersatu sebagai satu tim).

Melalui Festival Padi Petani MAJU 2026, Syngenta Indonesia menegaskan perannya sebagai mitra industri yang terus berupaya menjadi bagian dari ekosistem pertanian Indonesia, menghubungkan inovasi dengan kebutuhan petani dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung kemajuan sektor pertanian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Indonesia Tertinggal 0-2 dari Tiongkok

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Tertinggal 0-2 da...

Atlet Angkat Besi Saatnya Unjuk Kekuatan di Asian Games

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Atlet Angkat Besi Saatnya U...
Megapolitan
Enam Desa Wisata Ditetapkan...
Advertisement
Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.