Marquez dan Martin Bersaing Ketat di MotoGP Austria

Jumat, 18 Sep 2026, 06:23 WIB

SPIELBERG, AUSTRIA - Pembalap Spanyol Marc Marquez mengubah wajah persaingan MotoGP 2026 secara dramatis. Dalam tujuh seri terakhir, pembalap Ducati itu menghapus defisit 102 poin dan kini tiba MotoGP Austria di Red Bull Ring akhir pekan ini dengan posisi sejajar Jorge Martin di puncak klasemen.

Marquez dan Martin sama-sama mengoleksi 274 poin. Marquez berhak berada di posisi pertama karena unggul jumlah kemenangan Grand Prix. Marco Bezzecchi membuntuti dengan selisih 33 poin setelah gagal finis di Misano akibat terjatuh ketika memimpin dalam lap pembuka.

Ket. Foto: Pembalap asal Spanyol dari tim Ducati Lenovo, Marc Marquez (kanan), dan pembalap asal Spanyol dari tim Aprilia Racing, Jorge Martin, sedang melibas tikungan dalam ajang Grand Prix MotoGP San Marino di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli, Misano Adriatico, Italia utara, pada 13 September 2026. — Sumber: Andreas SOLARO / AFP

Delapan seri masih tersisa. Persaingan berlanjut melalui Grand Prix Austria, 18-20 September, sebelum rombongan MotoGP bergerak menuju Jepang. Misano menjadi gambaran bagaimana cepatnya peta persaingan berubah. Bezzecchi memiliki kecepatan untuk memimpin, tetapi terjatuh di Tikungan 13 pada lap pertama. Martin sempat merebut posisi terdepan dari Marquez, sebelum masalah arm pump membuat kecepatannya menurun dan harus puas finis kelima. Marquez kembali mengamankan kemenangan Sprint dan Grand Prix.

Aprilia kini dituntut menjawab tekanan tersebut. Kecepatan Bezzecchi dan Martin sebenarnya cukup untuk menantang Ducati, tetapi keduanya harus mampu melewati lap-lap awal tanpa masalah dan mempertahankan performa hingga finis.

Red Bull Ring juga menjadi ujian berat bagi Martin. Karakter sirkuit dengan pengereman keras dan akselerasi kuat berpotensi kembali menguji kondisi lengannya. Sementara Bezzecchi harus mengubah kecepatan menjadi hasil setelah kembali kehilangan poin besar akibat kecelakaan awal.

Ducati memiliki catatan impresif di Austria dengan sembilan kemenangan. Marquez bahkan meraih kemenangan pertamanya di Red Bull Ring tahun lalu. Francesco Bagnaia juga sudah tiga kali menang di sini dan membutuhkan hasil positif setelah terjatuh di Misano.

Alex Marquez datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah bangkit dari posisi kesembilan di grid untuk finis kedua di Misano. Rekan setimnya di Gresini, Fermin Aldeguer, juga tampil kuat dengan finis keempat. Fabio Di Giannantonio tetap berada di posisi keempat klasemen dengan 223 poin.

Bagi Jack Miller, Austria menjadi kesempatan menguji kemajuan Yamaha. Di Misano, timnya menemukan arah setelan yang lebih menjanjikan, tetapi kecelakaan membuat Miller kehilangan kesempatan mengujinya dalam jarak balap penuh.

“Setelah akhir pekan yang sulit di Misano, kami bekerja keras untuk menemukan setelan yang bagus. Sayangnya, kesalahan kecil dalam balapan mengakhiri akhir pekan lebih cepat,” ujar kata Miller. “Saya berharap bisa kembali dengan energi lebih baik, membangun hubungan yang lebih baik dengan motor dan trek, serta terus berkembang.”

Pramac juga menyiapkan sejumlah peningkatan untuk Austria. Namun, tuntutan mesin di Red Bull Ring diperkirakan menjadi ujian penting bagi Yamaha.

Ai Ogura berharap kembali membalap setelah menjalani operasi dan rehabilitasi akibat patah ibu jari kiri. Pembalap Trackhouse itu harus melewati pemeriksaan medis sebelum turun lintasan. Ogura kini berada di posisi keenam klasemen dengan 203 poin.

Di kubu Honda, Takaaki Nakagami menggantikan Joan Mir yang absen setelah hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya perubahan parameter darah yang masih memerlukan pemeriksaan lanjutan.

Sementara itu, Pedro Acosta membawa harapan KTM di kandang sendiri. Finis podium di Aragon dan Misano membuatnya menjadi salah satu ancaman utama. Brad Binder juga datang dengan sembilan finis beruntun di zona poin dalam balapan hari Minggu. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.