Tujuh Quick Wins Jadi Fokus RKPD Gunungkidul 2028
📅 Rabu, 07 Okt 2026, 15:50 WIB | Oleh: Tim PenulisGUNUNGKIDUL — Tujuh program strategis akan menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2028. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat pendidikan, kesehatan, kemandirian ekonomi, pelayanan publik, kehidupan sosial, hingga pelestarian lingkungan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gunungkidul Sri Suhartanta mengatakan tujuh program tersebut merupakan quick wins daerah yang meliputi Bocah Pinter, Warga Sehat, Tani Makmur & UMKM Berdaya, Gunungkidul Berdikari, Pamong Layani Ngayomi, Wargo Gayeng Guyub, dan Alam Lestari.
“Tema pembangunan tahun 2028 difokuskan pada peningkatan pondasi pembangunan melalui peningkatan derajat pendidikan, kesehatan, dan kemandirian ekonomi berbasis potensi daerah yang lestari menuju kesejahteraan masyarakat," katanya.
Program Bocah Pinter diarahkan untuk meningkatkan kualitas serta pemerataan pendidikan. Pelaksanaannya mencakup pemberian bantuan beasiswa hingga revitalisasi sarana dan prasarana sekolah.
Sementara itu, Warga Sehat ditujukan untuk memperluas akses sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Gunungkidul.
Pada sektor ekonomi, program Tani Makmur & UMKM Berdaya difokuskan pada penguatan pertanian dan peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah.
"Tani Makmur & UMKM Berdaya untuk memperkuat sektor pertanian serta mendorong daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah," ujar dia.
Selanjutnya, program Gunungkidul Berdikari diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi daerah dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki. Pemkab juga menyiapkan Pamong Nglayani Ngayomi untuk mendorong perubahan pola pelayanan birokrasi dari paradigma dilayani menjadi melayani.
Program tersebut diwujudkan melalui berbagai inovasi pelayanan publik yang diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Di bidang sosial dan budaya, Warga Gayeng-Guyub diarahkan untuk memperkuat kebersamaan, kerukunan, serta kehidupan budaya masyarakat. Adapun Alam Lestari difokuskan pada perlindungan lingkungan hidup dan keberlanjutan ekosistem lokal.
"Ada juga program Warga Gayeng-Guyub untuk memperkuat kebersamaan, kerukunan sosial, dan kebudayaan masyarakat, serta program Alam Lestari untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup dan ekosistem lokal," katanya.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan penyusunan RKPD 2028 tetap mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Penyusunan tersebut juga menindaklanjuti arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar perencanaan pembangunan berjalan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
"Supaya seluruh tata kelola perencanaan daerah berjalan akuntabel dan tegak lurus dengan RPJMD," katanya.
Endah meminta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak sekadar mengulang kegiatan yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya. Setiap program yang masuk dalam RKPD 2028 harus berangkat dari persoalan yang hendak diselesaikan dan memiliki dampak yang dapat dirasakan masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!