Banjir Aceh Tenggara Bikin Jembatan Kuning Jebol, Menteri PU: Harus Dikangkangin Pakai Flyover!
Kamis, 17 Sep 2026, 23:40 WIBACEH TENGGARA- Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo meninjau langsung sejumlah infrastruktur yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, Kamis (17/9). Salah satu perhatian utama adalah kondisi jembatan di Desa Kuning I, Kecamatan Bambel, yang terdampak tingginya debit Sungai Lawe Kinga.
Menteri Dody mengatakan kondisi sungai dan perubahan elevasi tanah membuat pembangunan jembatan di kawasan tersebut tidak cukup hanya dengan mengandalkan konstruksi jembatan seperti sebelumnya. Oleh karena itu, Kementerian PU menyiapkan solusi jangka panjang berupa pembangunan flyover agar infrastruktur tetap dapat berfungsi menghadapi kondisi sungai yang terus berubah.
âYang baru-baru ini sedang banjir yang di Jembatan Kuning itu, nanti mungkin jembatannya akan dibuat flyover. Memang harusnya dikangkangin sih, karena tiap tahun kan debit sungai makin tinggi dan yang turun (aliran) itu kan tanah,â kata Menteri Dody usai meninjau lokasi jembatan didampingi Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry serta Kepala Balai Kementerian PU di wilayah Aceh.
Menurut Menteri Dody, pembangunan flyover membutuhkan dukungan berbagai pihak, terutama pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat setempat. Karena itu, Dody meminta sinergi di lapangan agar rencana penanganan dapat berjalan dengan baik.
"Jadi tidak bisa bikin jembatan begitu saja, mesti bikin flyover. Memang akan butuh tenaga lebih banyak. Mohon bantuan Pak Kapolres, Pak Bupati bersama warga, nanti kita support yang lainnya," ujarnya.
Sembari menyiapkan solusi permanen, Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I akan melanjutkan normalisasi Sungai Lawe Kinga. Upaya tersebut dilakukan untuk memperlancar aliran sungai dan mengurangi hambatan yang berpotensi memperparah genangan saat debit meningkat.
Menteri Dody mengungkapkan, dari hasil peninjauan, aliran Sungai Lawe Kinga di salah satu sisi masih terlihat lancar. Namun, terdapat bagian sungai yang mengalami penyempitan atau seperti buntu akibat material yang terbawa banjir.
âFlyover di situ, tapi sementara waktu, BWS Sumatera I akan terus menormalisasi. Kalau dari debitnya sih tadi saya lihat di sisi kanan masih lancar. Cuma kan di sini dia agak buntu, jadi kemungkinan di sini ada sesuatu (material banjir) yang mesti kita angkat,â jelasnya.
Penanganan tersebut dilakukan secara bertahap, mulai dari pembersihan material banjir dan normalisasi alur sungai hingga menyiapkan opsi pembangunan infrastruktur yang lebih adaptif terhadap kondisi sungai.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Kementerian PU memastikan konektivitas masyarakat Aceh Tenggara tetap terjaga sekaligus meningkatkan ketahanan infrastruktur terhadap risiko banjir di masa mendatang
- bangun jembatan
- Kementerian PU
- Banjir Aceh
- Bangun Infrastruktur
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Terbesar Ketiga di Indonesia, KemenPU Siap Bangun Bendungan Raksasa Rp9,8 Triliun di Sultra
-
Banjir 6 Hari Nonstop Terjang Gayo Lues, Jembatan Aih Bobo Ambruk - KemenPU Turun Tangan
-
Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini
-
Gegara Judol, 2.000 Pegawai Kementerian PU Terancam Sanksi Disiplin
-
Hadapi Bencana, KemenPU Perluas Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.