Angkat Cerita dari Budaya Tiongkok, Film Animasi “All Wishes Come True” Hadir di Bioskop Indonesia
📅 Kamis, 17 Sep 2026, 05:47 WIB | Oleh: OpikBagi Mou, keberhasilan animasi Tiongkok saat ini tidak lagi semata-mata ditentukan oleh kemampuan teknologi, melainkan bagaimana karya-karya tersebut menampilkan identitas budayanya sendiri. Mou menuturkan bahwa teknologi bukan lagi menjadi penghalang utama bagi animasi Tiongkok.
Menurutnya, perbedaan antara animasi Tiongkok dan animasi Barat kini lebih terlihat dari cara masing-masing menghadirkan ekspresi budaya. “Kami memiliki pola penceritaan yang serupa, tetapi masing-masing memiliki ekspresi budaya yang unik,” ujar Mou.
Dia juga menekankan bahwa kreator lokal memiliki peran penting dalam menghadirkan cerita Tiongkok secara autentik.
“Hanya kreator animasi lokal yang dapat menceritakan kisah Tiongkok secara autentik dengan baik,” lanjutnya.
Pandangan tersebut terefleksi dalam “All Wishes Come True”, yang menggabungkan teknologi animasi modern dengan legenda, seni, serta elemen budaya Tiongkok. Film ini tidak berusaha menghilangkan akar tradisionalnya agar lebih mudah diterima secara global, tetapi justru menggunakan unsur tersebut sebagai bagian dari daya tariknya.
Bagi penonton Indonesia seperti Lia dan Eki, pendekatan tersebut membuat legenda berusia berabad-abad terasa dekat dengan penonton masa kini, sekaligus menunjukkan bahwa kisah yang berakar pada budaya lokal dapat menemukan tempat di tengah perkembangan industri animasi global. Ant/Xinhua
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!