515 kali Gempa Tektonik di Wilayah Sulawesi Utara pada Periode Agustus 2026

Kamis, 17 Sep 2026, 23:32 WIB

Manado - Stasiun Geofisika Manado mencatat sebanyak 515 kali gempa tektonik menggetarkan wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya pada periode Agustus 2026.

"Berdasarkan data yang dihimpun oleh BMKG melalui Stasiun Geofisika Manado, tercatat sebanyak 515 kejadian gempa bumi yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado Muhammad Zulkifli di Manado, Kamis.

Ket. Foto: Peta sebaran gempa bumi tektonik sepanjang Agustus 2026. — Sumber: Antara

Berdasarkan distribusi kedalaman hiposenter, aktivitas gempa bumi didominasi oleh gempa bumi dangkal yang terjadi pada kedalaman kurang dari 60 kilometer.

Sementara itu, berdasarkan magnitudonya, gempa bumi yang terjadi memiliki rentang magnitudo mulai dari M2,1 hingga gempa bumi terbesar berkekuatan M6,5.

Dari keseluruhan kejadian tersebut, sebanyak enam gempa bumi dilaporkan dirasakan oleh masyarakat di wilayah Halmahera Utara, Ternate, Tidore, Sanana, Morotai, Boltim, Kota Gorontalo, Gorontalo Utara, Bone Bolango, Labuha.

Selanjutnya, Naha Kepulauan Sangihe, Manado, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Halmahera Barat, Sofifi, dan Batang Dua.

Berdasarkan peta seismisitas dan distribusi episenter, aktivitas gempabumi selama periode tersebut terkonsentrasi pada beberapa wilayah utama.

Ketiga wilayah utama tersebut mencakup Laut Maluku, Teluk Tomini dan Laut Sulawesi.

"Konsentrasi aktivitas tersebut menunjukkan tingginya dinamika tektonik di kawasan pertemuan lempeng dan zona subduksi di sekitar Sulawesi Utara dan Maluku Utara," katanya menjelaskan.

Kejadian gempa yang terjadi pada periode Agustus lebih sedikit bila dibandingkan dengan aktivitas gempa sepanjang bulan Juli yaitu sebanyak 532 kejadian gempa bumi.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.