- Home
-
- Megapolitan
-
- Mereka Bermain Tanah Akhir...
Mereka Bermain Tanah Akhirnya “Terkubur” ke dalamnya
Rabu, 16 Sep 2026, 07:20 WIBJAKARTA â Orang-orang dalam kelompok mafia pertanahan mungkin tak ada puasnya sebelum menguasai seluruh tanah negeri ini. Mereka bermain tanah, akhirnya karir mereka âterkuburâ dalam kasus tanah yang mereka buat sendiri.
Itulah yang kini dirasakan antara lain oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, Ketua DPP Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq, dan mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto. Ada juga Presiden Direktur Summarecon Agung Tbk, Adrianto Pitojo Adhi. Kini mereka meringkuk dalam tahanan KPK.
Fahd Arafiq mengenakan rompi tahanan KPK bernomor 172 dan Adrianto memakai rompi bernomor 201. Selain itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung juga resmi menjadi tersangka. Sontang juga tampak memimpin rombongan tersangka menuju mobil tahanan KPK. Dia mengenakan rompi bernomor 232.
Berikutnya, mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengenakan rompi orange nomor rompi 218. Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Lampri dengan nomor rompi 163.
Di sisi lain, terdapat tiga tersangka lainnya, namun KPK belum mengungkapkan identitas mereka kepada publik. KPK pada hari Senin (14/9), mengonfirmasi melakukan OTT ke-20 sepanjang 2026. OTT tersebut terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan (HGB) Summarecon di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dalam OTT itu, KPK menangkap 17 orang yang di antaranya adalah Lampri, Sontang Coin Manurung, dan Kepala Kantah Kota Tangerang Tardi. Kemudian, Fahd Arafiq, Arif Sugiyanto, dan Adrianto Pitojo Adhi. Sementara itu, dari OTT tersebut, KPK menyita barang bukti uang tunai berbentuk rupiah dan mata uang asing yang jumlahnya diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.
Adapun uang tersebut dibungkus atau dikemas dalam boks, kardus, ataupun koper yang jumlahnya sekitar 20-an buah.
Â
- Kasus Mafia Tanah
- PT Summarecon Agung Tbk
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Penggunaan QRIS Meledak! Era Transaksi Cashless Makin Tak Terbendung
-
Kabut Asap Kebakaran Hutan Ganggu Aktivitas, Sekolah di Banjarbaru Kalsel Masuk Pukul 09.00
-
Rupiah Diprediksi Melemah Seiring Risiko Geopolitik dan Tren Inflasi
-
KPK Dalami Keterkaitan Summarecon Agung dalam OTT Dirjen ATR/BPN.
-
Hasil Mengejutkan! Tottenham Hotspur Dibantai Brentford 0-3
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.