Manchester United vs Brighton: Misi Bangkit Setan Merah di Piala Liga

Rabu, 16 Sep 2026, 07:00 WIB

MANCHESTER — Manchester United berusaha melupakan kekecewaan dari derby Manchester ketika menjamu Brighton & Hove Albion pada putaran ketiga Piala Liga Inggris (EFL Cup) di Old Trafford, Kamis (17/9) dini hari WIB.

Kedua tim datang dengan kondisi yang kontras. Manchester United baru saja menelan kekalahan kontroversial dari Manchester City, sedangkan Brighton tampil meyakinkan dengan pesta lima gol ke gawang Coventry City.

Ket. Foto: Ilustrasi pertandingan Manchester United vs Brighton. — Sumber: Manchester United

Pemenang pertandingan ini akan langsung melaju ke babak keempat. Undian babak tersebut dijadwalkan berlangsung sesaat setelah pertandingan, dengan laga putaran berikutnya dimainkan pada pekan yang dimulai 26 Oktober.

Derby Manchester ke-199 pada hari Minggu lalu berakhir pahit bagi Manchester United. Tim asuhan Michael Carrick kalah tipis 0-1 dari Manchester City meski lawannya harus bermain dengan 10 pemain selama lebih dari satu jam.

Gol kemenangan City yang dicetak Erling Haaland pada babak kedua tetap disahkan meski terdapat kontroversi terkait posisi offside Enzo Fernandez yang dinilai mengganggu jalannya permainan.

Manchester United tentu merasa dirugikan oleh keputusan tersebut. Namun, masalah terbesar mereka tetap berada pada kegagalan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

Setelah Phil Foden mendapat kartu merah pada menit ke-23, United justru kesulitan menciptakan peluang. Lini depan mereka terlihat kehilangan kreativitas dan hanya mampu memaksa Gianluigi Donnarumma melakukan satu penyelamatan penting, itu pun terjadi pada masa tambahan waktu.

Situasi tersebut memperpanjang awal buruk United pada musim ini. Dari empat pertandingan Premier League, mereka baru meraih satu kemenangan, dengan satu hasil imbang dan dua kekalahan. Pertahanan juga belum mencatat satu pun clean sheet setelah kebobolan tujuh gol.

United kini tertinggal delapan poin dari Arsenal dan Manchester City di papan atas. Harapan untuk bersaing dalam perebutan gelar pun mulai terlihat semakin berat.

Karena itu, Piala Liga menjadi kesempatan bagi Setan Merah untuk segera merespons.

Manchester United merupakan salah satu klub tersukses dalam sejarah Piala Liga dengan enam gelar. Trofi terakhir mereka diraih pada musim 2022-2023.

Laga melawan Brighton juga menjadi pertandingan Piala Liga pertama United sejak tersingkir secara mengejutkan pada putaran kedua musim lalu dari Grimsby Town, klub kasta keempat, saat masih ditangani Ruben Amorim.

United juga memiliki catatan kurang menyenangkan dalam pertemuan terakhir dengan Brighton di kompetisi piala. Mereka kalah 1-2 dari The Seagulls di Old Trafford pada putaran ketiga Piala FA Januari lalu.

Namun, United mampu membalasnya dengan kemenangan telak 3-0 pada laga terakhir Premier League musim 2025-2026, Mei lalu.

Kemenangan kembali atas Brighton pada Rabu malam akan membuat United mencatat dua kemenangan beruntun atas The Seagulls untuk pertama kalinya sejak Februari 2022.

Berbeda dengan United, Brighton sedang menikmati awal musim yang sangat positif.

Tim asuhan Fabian Hurzeler menempati posisi keempat klasemen Premier League dengan tujuh poin dari empat pertandingan, hasil dari dua kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan.

Lebih mengesankan lagi, Brighton menjadi tim dengan produktivitas tertinggi di Premier League sejauh ini. Mereka telah mencetak 13 gol dalam empat pertandingan—jumlah terbanyak yang pernah mereka bukukan pada tahap ini dalam 14 musim mereka di kasta teratas Inggris.

Modal tersebut semakin bertambah setelah Brighton menghancurkan Coventry City 5-0 di CBS Arena, Minggu.

Bermain melawan tim yang baru promosi, Brighton tampil tanpa ampun. Lima pemain berbeda mencatatkan nama di papan skor dalam kemenangan yang menjadi salah satu kemenangan terbesar mereka di Premier League.

Hurzeler puas dengan penampilan ofensif timnya. Namun, ia juga memberikan pujian khusus kepada kiper Bart Verbruggen.

Verbruggen melakukan enam penyelamatan dan mencatat clean sheet keempatnya dalam enam pertandingan di semua kompetisi musim ini.

Meski pertandingan melawan Arsenal sudah menanti pada akhir pekan, Brighton kini terlebih dahulu mengalihkan perhatian ke Old Trafford.

Catatan mereka di Piala Liga memang tidak terlalu mengesankan. Brighton baru sekali mencapai perempat final, yakni pada musim 1978-1979. Dalam enam musim terakhir, mereka lima kali tersingkir di putaran keempat dan sekali tersingkir pada putaran ketiga.

Namun, Brighton memiliki modal kuat dari rekor pertemuan dengan United.

The Seagulls memenangkan tujuh dari 11 pertemuan terakhir di semua kompetisi, dengan empat kemenangan di antaranya terjadi di Old Trafford. Brighton juga mencetak sedikitnya dua gol dalam enam kemenangan tersebut.

Manchester United dipastikan masih tanpa Matthijs de Ligt, Manuel Ugarte, Amad Diallo, Tom Heaton, dan Carlos Baleba yang masih menjalani pemulihan cedera.

Baleba menarik perhatian karena baru bergabung dengan United dari Brighton pada musim panas.

Luke Shaw masih diragukan tampil setelah absen dalam derby Manchester. Jika Shaw belum cukup fit, Patrick Dorgu kemungkinan kembali mengisi posisi bek kiri. Carrick juga dapat memainkan Noussair Mazraoui di sisi kiri pertahanan.

Rotasi kemungkinan dilakukan di lini depan. Andrey Santos berpeluang kembali masuk ke lini tengah, sementara Benjamin Sesko menjadi kandidat starter menggantikan Matheus Cunha yang belum memberikan dampak maksimal ketika dimainkan sebagai false nine.

Brighton juga menghadapi persoalan cedera. Yankuba Minteh, Kaoru Mitoma, Jack Hinshelwood, Zadok Yohanna, Mats Wieffer, Stefanos Tzimas, dan Evan Ferguson masih berada dalam daftar pemain yang menjalani perawatan.

Georginio Rutter, Femi Azeez, dan Michael Svoboda juga absen ketika Brighton mengalahkan Coventry. Keputusan mengenai kesiapan ketiganya kemungkinan baru dibuat mendekati pertandingan.

Salah satu pemain yang patut diperhatikan adalah Pascal Gross. Gelandang berusia 35 tahun tersebut tampil luar biasa saat menghadapi Coventry dengan kontribusi satu gol dan dua assist.

Gross juga memiliki rekor bagus ketika menghadapi Manchester United. Ia telah mencetak tujuh gol melawan Setan Merah, lebih banyak dibandingkan ketika menghadapi tim mana pun sepanjang kariernya.

Perkiraan Susunan Pemain

Manchester United (4-2-3-1):

Lammens; Dalot, Maguire, Martinez, Mazraoui; Mainoo, Santos; Mbeumo, Fernandes, Dorgu; Sesko.

Brighton & Hove Albion (4-2-3-1):

Verbruggen; Kadioglu, Dunk, Vuskovic, Boscagli; Gross, Ayari; Gomez, Yalcouye, De Cuyper; Kostoulas.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.