Piala Liga Inggris: Arsenal Memburu Gelar yang Hilang 33 Tahun, Ipswich Siap Jadi Batu Sandungan
Selasa, 15 Sep 2026, 07:00 WIBIPSWICH â Arsenal kembali mengarahkan bidikannya ke Piala Liga Inggris atau Carabao Cup ketika bertandang ke markas Ipswich Town, Portman Road, pada putaran ketiga, Rabu (16/9) dini hari WIB.
The Gunners masih mencari gelar Piala Liga pertama mereka sejak pergantian milenium. Bahkan, jika ditarik lebih jauh, Arsenal sudah 33 tahun tidak mengangkat trofi kompetisi ini. Terakhir kali mereka menjadi juara terjadi pada 1993, ketika Paul Merson dan Steve Morrow membawa Arsenal menaklukkan Sheffield Wednesday.
Arsenal memang lebih dikenal karena kegagalan panjang mereka menaklukkan Liga Champions. Namun, Piala Liga juga menjadi kompetisi yang tak kalah sulit bagi klub London Utara tersebut.
Sejak kesuksesan pada tahun 1993, Arsenal sudah empat kali mencapai final, tetapi selalu berakhir sebagai runner-up. Terakhir terjadi musim lalu ketika mereka dikalahkan Manchester City dalam pertandingan final yang diwarnai penampilan gemilang Nico O'Reilly.
Meski demikian, Arsenal datang ke Portman Road dengan modal sangat meyakinkan. Dari 11 penampilan terakhir di Piala Liga, hanya sekali mereka tersingkir pada babak ketiga. Itu terjadi secara mengejutkan ketika Brighton & Hove Albion menyingkirkan mereka di Emirates Stadium pada musim 2022-23.
Catatan sempurna Arsenal musim 2026-27 juga masih terjaga. Kemenangan 2-0 atas Sunderland pada Sabtu lalu menjadi kemenangan keenam mereka secara beruntun di semua kompetisi.
Bruno Guimaraes dan Bukayo Saka mencetak gol pada babak kedua untuk memastikan tiga poin Arsenal. David Raya juga tampil penting setelah menggagalkan penalti Enzo Le Fee, sekaligus membantu Arsenal mencatat lima clean sheet dalam enam pertandingan musim ini.
Jika mampu mengalahkan Ipswich, Arsenal akan membukukan tujuh kemenangan beruntun sejak awal musim, termasuk Community Shield. Itu akan menjadi awal terbaik mereka sejak musim 2004-05.
Di sisi lain, Ipswich Town memiliki motivasi tersendiri. Klub berjuluk The Tractor Boys tersebut belum pernah mencapai final Piala Liga. Dalam sejarahnya, Ipswich hanya empat kali menembus semifinal.
Kenangan terakhir mereka di babak empat besar justru berkaitan dengan Arsenal. Pada musim 2010-11, Ipswich secara mengejutkan menang 1-0 pada leg pertama semifinal, tetapi kemudian dihantam Arsenal 0-3 pada leg kedua dan gagal melaju ke final.
Musim ini, Ipswich sudah melangkah lebih jauh dibandingkan sembilan dari 10 kampanye Piala Liga terakhir mereka. Pada putaran kedua, mereka menyingkirkan Leicester City dengan kemenangan 3-1.
Performa mereka di Premier League juga mulai menunjukkan tanda-tanda positif. Setelah mengalami kekalahan telak 2-5 dari Manchester United dan 0-2 dari Liverpool, Ipswich bangkit dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Crystal Palace, Sabtu lalu.
Zian Flemming menjadi pahlawan melalui gol kemenangan pada menit ke-90. Hasil tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri penting sebelum menghadapi Arsenal.
Arsenal juga memiliki keunggulan psikologis dari pertemuan terakhir kedua tim. Pada musim 2024-25, Arsenal dua kali mengalahkan Ipswich di Premier League. Mereka menang 1-0 di Emirates Stadium sebelum menghancurkan Ipswich 4-0 di Portman Road pada April 2025.
Dalam kemenangan 4-0 tersebut, Leandro Trossard mencetak dua gol, sementara Gabriel Martinelli dan Ethan Nwaneri masing-masing menyumbang satu gol.
Namun, sebagian besar pemain yang mencetak gol dalam pertandingan tersebut sudah tidak menjadi bagian dari komposisi Arsenal saat ini. Karena itu, pertemuan kali ini akan menghadirkan tantangan berbeda.
Arsenal mendapat kabar kurang menyenangkan dari lini belakang. Tren "satu pemain kembali, satu pemain cedera" kembali terjadi ketika Jurrien Timber masuk skuad setelah absen panjang akibat masalah pangkal paha.
Namun, Timber justru harus turun sejak babak kedua setelah Ben White mengalami masalah serupa.
Pelatih Mikel Arteta belum memberikan pembaruan mengenai kondisi White setelah pertandingan melawan Sunderland. Bek Inggris itu pun diragukan tampil menghadapi Ipswich.
Cristhian Mosquera juga masih mengalami masalah otot, sedangkan William Saliba diperkirakan belum bisa kembali dalam beberapa bulan ke depan.
Situasi tersebut kemungkinan membuat Timber harus tampil lebih cepat daripada yang direncanakan Arteta.
Di lini depan, Arteta memiliki lebih banyak opsi untuk melakukan rotasi. Viktor Gyokeres, Noni Madueke, Mikel Merino dan Martin Zubimendi berpeluang mendapat kesempatan tampil sejak menit pertama.
Ipswich juga memiliki beberapa masalah kebugaran. Gary O'Neil memastikan kondisi Emersonn tidak terlalu mengkhawatirkan setelah sang penyerang ditarik keluar ketika menghadapi Crystal Palace akibat masalah pada paha.
O'Neil bahkan menyebut Emersonn kemungkinan memang akan diistirahatkan pada pertandingan Piala Liga.
Menariknya, Zian Flemming tetap memenuhi syarat untuk bermain meski sebelumnya tampil bersama Burnley pada dua putaran awal kompetisi. Perubahan regulasi EFL untuk musim 2025-26 memungkinkan pemain membela lebih dari satu klub dalam satu musim Piala Liga.
Ipswich juga masih memantau kondisi Jack Taylor yang mengalami cedera lutut dan diperkirakan harus menepi beberapa pekan. Sementara itu, Azor Matusiwa memiliki peluang kembali masuk skuad setelah mengalami masalah paha.
Perkiraan Susunan Pemain
Ipswich Town (4-2-3-1):
Walton; O'Shea, Diop, Greaves, Davis; Palacios, Nunez; Philogene, Enciso, Maeda; Flemming.
Arsenal (4-2-3-1):
Kepa; Timber, Konsa, Gabriel, Hincapie; Zubimendi, Guimaraes; Madueke, Merino, Eze; Gyokeres.
- Arsenal
- Piala Liga Inggris
- Ipswich Town
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
PT KAI Targetkan 1,4 Miliar Pelanggan per Tahun
-
Masih Menganggur, Ini Ada Kabar Baik! EIGER Nature Siapkan 1.200 Lapangan Kerja Baru di Bogor
-
Ekspor TPT Semester I 2026 Capai USD4,85 Miliar, Serap 3,8 Juta Pekerja
-
Arsenal Kalahkan Coventry City 3-0 dalam Pertandingan Pembuka Liga Inggris
-
Bek Anyar PSS Sleman Langsung “Tune In”
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.