• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • TransNusa Buka Rute Langsu...

TransNusa Buka Rute Langsung Bali–Phuket, Perkuat Konektivitas Pariwisata Indonesia–Thailand

Rabu, 09 Sep 2026, 19:05 WIB

JAKARTA — PT TransNusa Aviation Mandiri (TransNusa) memperluas jaringan penerbangannya dengan membuka rute langsung Denpasar–Phuket. Penerbangan perdana rute yang menghubungkan Bali dan Phuket tanpa transit tersebut resmi beroperasi pada Rabu (9/9/2026), sekaligus menambah pilihan perjalanan bagi wisatawan antara Indonesia dan Thailand.

Rute baru ini dipandang membuka peluang bagi wisatawan untuk menggabungkan Bali dan Phuket dalam satu perjalanan. Kedua destinasi tersebut sama-sama memiliki daya tarik wisata bahari, alam, kuliner, budaya, serta beragam aktivitas, tetapi menawarkan karakter pengalaman yang berbeda.

Ket. Foto: Seremoni peluncuran rute langsung Denpasar–Phuket yang resmi beroperasi pada Rabu (9/9/2026). Frekuensi layanannya untuk sementara empat kali seminggu dan akan menjadi harian mulai Oktober 2026. — Sumber: TransNusa

Bali dikenal dengan perpaduan budaya dan lanskap alamnya, sedangkan Phuket menjadi salah satu pintu masuk menuju kawasan Laut Andaman dan sejumlah pulau di sekitarnya. Dengan koneksi penerbangan langsung, wisatawan kini dapat menyusun perjalanan yang menggabungkan kedua destinasi tersebut tanpa harus melakukan transit di kota lain. Pola perjalanan semacam ini juga memungkinkan wisatawan mengembangkan konsep island-hopping dengan lebih praktis.

“Bali dan Phuket memiliki daya tarik yang kuat sebagai destinasi wisata, dengan karakter yang berbeda namun saling melengkapi. Melalui koneksi langsung ini, kami ingin memberikan lebih banyak ruang bagi wisatawan untuk menyusun perjalanan sesuai dengan minat dan waktu yang mereka miliki,” ujar CEO TransNusa Group, Datuk Bernard Francis, dalam siaran pers pada Rabu (9/9/2026).

Menurut Bernard, rute tersebut tidak hanya ditujukan bagi wisatawan yang melakukan perjalanan langsung antara Indonesia dan Thailand. Koneksi Bali–Phuket juga dapat menjadi bagian dari perjalanan lintas destinasi bagi wisatawan yang ingin mengunjungi beberapa tempat dalam satu rangkaian perjalanan.

Bali Menjadi Titik Awal Eksplorasi Indonesia

Pengembangan rute Bali–Phuket juga menjadi bagian dari upaya TransNusa memperkuat posisi Bali dalam jaringan penerbangannya.

Dari Bali, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju sejumlah destinasi domestik yang memiliki karakter wisata berbeda, antara lain Wakatobi, Bima, Lombok, dan Manado.

Wakatobi menawarkan kekayaan ekosistem bawah laut yang menjadi daya tarik utama wisata bahari. Bima memiliki lanskap alam dan kekayaan budaya lokal, sementara Lombok menawarkan perpaduan pantai dan panorama alam. Adapun Manado menjadi salah satu pilihan bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi wisata bahari dan kekayaan alam Sulawesi Utara.

Dengan jaringan tersebut, Bali tidak hanya berfungsi sebagai tujuan akhir perjalanan, tetapi juga dapat menjadi titik persinggahan sebelum wisatawan melanjutkan perjalanan ke berbagai wilayah Indonesia.

Kondisi ini terutama berpotensi memberikan lebih banyak pilihan bagi wisatawan mancanegara yang masuk ke Indonesia melalui Bali. Setelah menikmati destinasi Pulau Dewata, mereka dapat meneruskan perjalanan ke sejumlah daerah lain yang memiliki karakter wisata berbeda.

“Kami berkomitmen untuk membuka akses menuju keindahan luar biasa dari destinasi-destinasi tersembunyi di Indonesia. Setiap destinasi memiliki cerita dan pengalaman yang berbeda. Dengan memperluas jaringan domestik secara langsung dari Bali, kami memberikan akses yang lebih mudah bagi wisatawan global untuk menjelajahi pulau-pulau yang masih alami dan belum banyak tersentuh,” kata Bernard.

Ia menambahkan, konektivitas udara tidak hanya berkaitan dengan kemudahan perjalanan, tetapi juga dapat membuka kesempatan bagi lebih banyak wisatawan untuk mengenal berbagai destinasi di Indonesia.

Jaringan Internasional TransNusa dari Bali Bertambah

Di tingkat internasional, Phuket menambah pilihan destinasi TransNusa dari Bali yang sebelumnya mencakup Perth, Singapura, dan Guangzhou.

Kehadiran rute baru tersebut memberikan alternatif bagi wisatawan untuk merancang perjalanan yang menggabungkan destinasi Indonesia dan luar negeri dalam satu itinerary.

Wisatawan Indonesia dapat memulai perjalanan dari Bali sebelum meneruskannya ke Phuket. Sebaliknya, wisatawan dari Thailand dan pasar internasional lainnya dapat menjadikan Phuket sebagai titik awal sebelum melanjutkan perjalanan ke Bali dan destinasi lain di Indonesia.

Bagi TransNusa, pengembangan jaringan dari Bali bukan hanya mengenai penambahan jumlah kota tujuan, tetapi juga bagaimana konektivitas antarkota tersebut dapat menciptakan lebih banyak pilihan perjalanan bagi penumpang.

Dengan semakin beragamnya rute domestik dan internasional, Bali berpotensi memainkan peran sebagai salah satu titik penghubung perjalanan menuju berbagai destinasi di Indonesia maupun kawasan Asia.

Penerbangan Empat Kali Seminggu

Pada tahap awal pengoperasiannya, rute Denpasar–Phuket dilayani empat kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Mulai 3 Oktober 2026, TransNusa akan meningkatkan frekuensi penerbangan menjadi setiap hari. Rute tersebut dilayani menggunakan pesawat Airbus A320 dengan kapasitas 174 penumpang. Waktu tempuh penerbangan sekitar empat jam.

Penerbangan TransNusa dengan nomor 8B 541 berangkat dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada pukul 11.30 WITA dan dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Phuket pada pukul 14.35 waktu setempat. Untuk penerbangan kembali, TransNusa 8B 542 berangkat dari Phuket pada pukul 15.35 waktu setempat dan dijadwalkan tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada pukul 20.35 WITA.

Tiket penerbangan Bali–Phuket ditawarkan mulai dari Rp2.399.000 sekali jalan. Pemesanan dapat dilakukan melalui situs resmi TransNusa maupun berbagai agen perjalanan daring. TransNusa juga menyediakan beberapa pilihan layanan untuk menyesuaikan kebutuhan penumpang, yaitu SEAT, SEAT-PLUS, dan FLEXI-PRO.

Layanan SEAT mencakup bagasi tercatat hingga 20 kilogram serta bagasi kabin 7 kilogram. Sementara FLEXI-PRO menawarkan fasilitas yang lebih lengkap, antara lain bagasi tercatat hingga 30 kilogram, pemilihan kursi, makanan dan minuman, priority boarding, serta fasilitas perubahan jadwal dan refund.

Pembukaan rute Bali–Phuket menambah pilihan konektivitas udara antara Indonesia dan Thailand sekaligus memperluas kemungkinan perjalanan bagi wisatawan. Dengan penerbangan nonstop, wisatawan dapat menggabungkan dua destinasi wisata utama tersebut dalam satu perjalanan atau menjadikan Bali dan Phuket sebagai bagian dari rangkaian eksplorasi destinasi yang lebih panjang di Indonesia dan Asia.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.