UMKM Kaltim Naik Kelas! BRIDA dan UMKT Ciptakan Mesin Jual Produk Otomatis
Rabu, 30 Sep 2026, 04:17 WIBSAMARINDA - Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Timur berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) menciptakan mesin jual otomatis pintar atau smart vending machine berbasis Internet of Things (IoT) khusus untuk memasarkan produk UMKM lokal.
Kepala BRIDA Kaltim Fitriansyah di Samarinda, Selasa, mengatakan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari program Kolaborasi Riset dan Inovasi Strategis (KRIS) 2026 dalam kegiatan diseminasi jenis, prosedur dan metode penyelenggaraan pemerintah daerah yang bersifat inovatif.
"Riset pengembangan smart vending machine berbasis IoT ini memiliki potensi besar untuk mendukung perluasan pasar UMKM sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat," kata Fitriansyah.
Proyek riset bertajuk "Rancang Bangun Smart Vending Machine Berbasis IoT Terintegrasi Pembayaran Digital sebagai Media Distribusi Produk UMKM pada Lingkungan Komunitas di Kalimantan Timur" ini dipresentasikan di Kantor BRIDA Kaltim, Selasa.
Fitriansyah menjelaskan pada tahun 2026 terdapat 21 kegiatan riset yang dilaksanakan secara kolaborasi melalui skema KRIS, sebagian besar penelitian tersebut saat ini telah memasuki tahap penyelesaian.
Ia menegaskan pengembangan smart vending machine ini tidak boleh berhenti pada tahap riset di laboratorium. Inovasi tersebut harus terus disempurnakan hingga mencapai tingkat kesiapterapan teknologi yang tinggi agar memiliki nilai komersial.
"Kalau sudah menjadi produk yang menghasilkan, tentu level kesiapterapan teknologinya semakin tinggi. Harapannya, suatu saat ada investor yang tertarik untuk memproduksi alat ini secara massal," jelasnya.
Untuk menuju tahap komersialisasi, Fitriansyah mengingatkan tim peneliti UMKT untuk segera mendaftarkan perlindungan kekayaan intelektual, baik berupa hak cipta maupun paten, guna melindungi inovasi tersebut dari klaim pihak lain.
Selain perlindungan hukum, tim peneliti juga didorong untuk melengkapi kajian dari sisi kelayakan ekonomi, seperti kebutuhan modal, potensi keuntungan, break event point, serta melakukan pemetaan terhadap produk sejenis di pasaran.
Analisis komparatif tersebut dinilai penting untuk mengukur keunggulan mesin ini dibanding kompetitor, baik dari aspek harga, efisiensi teknologi, maupun fungsionalnya.
BRIDA Kaltim juga membuka peluang kolaborasi lanjutan dengan perangkat daerah terkait untuk memperluas pemanfaatan inovasi ini jika nantinya telah teruji secara komersial.
"Kami berharap riset ini memberikan dampak nyata dalam memperkuat perekonomian daerah maupun nasional, khususnya bagi pengembangan sektor UMKM di Kalimantan Timur," ujar Fitriansyah.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Tekuk PSS Sleman 2-1, Bali United Raih Tiga Poin Perdana
-
OJK Sentil Bank Digital: Tanpa Ekosistem, Bisnis Sulit Berkelanjutan
-
Kokoh di Puncak, 'Spider-Man: Brand New Day' Kembali Mendominasi Box Office Pekan Ini
-
Hasil Liga Champions: Thibaut Courtois Tampil Gemilang, Real Madrid Susah Payah Kalahkan Inter Milan 2-1
-
Xanana Gusmao Raih Gelar Doktor Honoris Causa Unhas, Rektor Ungkap Dampak Besarnya
-
30 Dokter Puskesmas Gorontalo Dilatih ANC dan USG Dasar
-
"Gak Bisa Tumbuh Sendiri!" Ini Kunci Bertahan Bisnis di Tengah Tantangan 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.