• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Review Lioness S3E6 - 'Sug...

Review Lioness S3E6 - 'Sugar Land': Penyiksaan Brutal Joe dan Perburuan Mematikan Para Penculik

Rabu, 09 Sep 2026, 00:05 WIB

Episode 6 adalah salah satu episode paling intens di Season 3 sejauh ini, tetapi juga memperlihatkan kelemahan terbesar musim ini: struktur cerita dua timeline yang semakin terasa berbelit. Beberapa ulasan bahkan menilai episode ini sebagai episode paling menghibur musim ini, meski cliffhanger dan struktur waktunya dianggap kurang memuaskan. 

Joe akhirnya benar-benar berada dalam bahaya

Ket. Foto: CIA akhirnya mengetahui bahwa penculikan Joe kemungkinan bukan sekadar operasi Russia. — Sumber: Istimewa

Kekuatan terbesar episode ini adalah bagaimana situasi Joe McNamara (Zoe Saldaña) berubah dari sekadar penculikan menjadi ancaman terhadap nyawanya.

Joe sudah enam hari disekap. Timnya semakin dekat dengan lokasi persembunyian, tetapi setiap kali mereka mendekat, situasinya justru semakin buruk. Mereka akhirnya mengetahui bahwa penculikan Joe kemungkinan bukan sekadar operasi Russia.

Oleksandra, agen Ukraina yang berada dalam perlindungan, memberikan petunjuk bahwa Iran mungkin berada di balik penculikan tersebut. Bahkan ada kemungkinan unsur Rusia membantu operasi itu. 

Babak penyiksaan Joe sangat brutal

Episode ini juga menjadi titik ketika Lioness menaikkan level kekerasannya secara signifikan.

Muncul Babat, sosok yang berbicara bahasa Farsi dan mengambil alih Joe dari para penculik sebelumnya. Ia mengatakan kepada Joe bahwa dirinya datang untuk membawanya menuju kematian.

Joe tetap melawan secara verbal meskipun berada dalam kondisi terikat. Namun Babat kemudian melakukan tindakan brutal terhadapnya, termasuk memotong salah satu jarinya kaki. 

Adegan ini bukan sekadar shock value. Ia menegaskan bahwa Joe tidak lagi menghadapi operasi intelijen biasa. Musuhnya ingin mendapatkan informasi sekaligus menghancurkan dirinya.

Tim Joe akhirnya menemukan jejak

Di sisi lain, Kyle, Tex, Randy dan tim bergerak mencari lokasi Joe.

Mereka mendapatkan informasi mengenai sejumlah safe house Rusia di Texas. Sebuah pesawat mencurigakan juga berhasil mereka identifikasi. Tim semakin dekat dengan lokasi Joe, tetapi masalahnya adalah mereka tidak punya banyak waktu. 

Ini yang membuat bagian akhir episode terasa efektif: penonton tahu tim penyelamat sebenarnya sudah sangat dekat, sementara Joe justru sedang dipindahkan.

Timeline masa lalu 

Bagian masa lalu memperlihatkan konsekuensi operasi CIA terhadap jaringan infiltrasi asing di Washington.

Joe, Kaitlyn Meade, Byron Westfield dan Edwin Mullins menghadapi Senator Ryan Olson yang diketahui menerima pendanaan terkait jaringan asing. Joe memberikan pilihan yang sangat keras kepada senator tersebut.

Olson kemudian memilih bunuh diri dengan menabrakkan mobilnya ke kendaraan yang datang dari arah berlawanan. 

Adegan ini penting karena kembali memperlihatkan sisi Joe yang semakin sulit dibedakan antara profesionalisme intelijen dan obsesi terhadap balas dendam.

Kesimpulannya: Episode 6 berhasil mengembalikan rasa urgency yang sempat berkurang di beberapa episode sebelumnya. Joe sekarang bukan hanya perlu ditemukan—dia harus ditemukan secepat mungkin. Dan yang menarik, identitas pihak yang benar-benar berada di balik penculikannya mulai terbuka.

Rating: 8/10

Dengan tinggal dua episode setelah episode 6 karena Season 3 berjumlah delapan episode, posisi cerita sekarang sudah memasuki fase menuju klimaks. 

  • Lioness

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.