Kroasia Coba Hentikan Spanyol
Selasa, 29 Sep 2026, 07:04 WIBSEVILLA - Tim nasional Spanyol akan menjalani pertandingan kandang pertama setelah menjuarai Piala Dunia 2026. Dia akan menjamu Kroasia dalam laga kedua UEFA Nations League Grup A3 di Stadion Ramón Sánchez Pizjuán, Sevilla, Rabu (1/10) dini hari WIB. Laga ini menjadi kesempatan bagi La Roja untuk melanjutkan momentum setelah secara dramatis menundukkan Inggris 3-2 di Wembley di laga pembuka. Kroasia datang dengan semangat untuk menghentikan laju Spanyol.
Status sebagai juara dunia dan juara Eropa membuat Spanyol kembali menjadi salah satu pusat perhatian sepak bola internasional. Namun, kemenangan di Wembley menunjukkan bahwa perjalanan mereka untuk mempertahankan konsistensi tidak selalu mudah. Sempat unggul melalui Lamine Yamal di menit kedua, Spanyol justru tertinggal setelah Anthony Gordon dan Harry Kane membalikkan keadaan menjelang turun minum.
Pertandingan kemudian kembali berubah arah. Kane gagal mengeksekusi penalti dengan sempurna di menit ke-55 setelah sepakannya membentur mistar. Kesempatan itu menjadi titik balik bagi Spanyol. Luis de la Fuente memasukkan Alex Baena dan Mikel Oyarzabal. Kedua pemain tersebut kemudian mencetak gol untuk memastikan kemenangan 3-2. Oyarzabal kembali menjadi penentu setelah mencetak gol kemenangan Spanyol atas Inggris di final Piala Eropa 2024.
Hasil tersebut memperpanjang catatan tak terkalahkan Spanyol menjadi 39 pertandingan. De la Fuente menegaskan bahwa keberhasilan itu tidak membuat timnya kehilangan ambisi. âTim ini sangat ambisius dan tidak ingin berhenti menang. Ada saat-saat ketika harus menderita dan menghadapi talenta para pemain Inggris. Kami melihat Spanyol terus menemukan kembali dirinya,â ujar De la Fuente.
Pelatih 65 tahun itu sebelumnya juga menekankan bahwa status sebagai juara dunia tidak boleh membuat anak asuhnya terlena. Menurut dia, Spanyol harus tetap memiliki motivasi setidaknya setara dengan lawan yang mereka hadapi. âKami harus sama termotivasinya dengan lawan. Semakin dekat kami dengan level motivasi tersebut, semakin dekat pula kami dengan kemenangan,â ujar De la Fuente.
Kini tantangan berikutnya adalah Kroasia. Dalam 10 pertemuan resmi, Spanyol meraih tujuh kemenangan. La Roja juga memenangi tiga pertemuan terakhir kedua negara. Namun, Kroasia memiliki pengalaman dan karakter yang membuat pertandingan di Sevilla tidak dapat dianggap ringan.
Kroasia datang dengan modal kemenangan 2-1 atas Ceko di Praha. Laga tersebut sekaligus menjadi pertandingan pertama Slaven Bilic dalam periode keduanya sebagai pelatih Vatreni. Dia kembali dipercaya menangani tim nasional 14 tahun setelah mengakhiri masa tugas pertamanya.
Luka Modric kembali menunjukkan pengaruhnya. Di usia 41 tahun, kapten itu membuka keunggulan Kroasia dua menit setelah babak kedua dimulai. Adam Karabec menyamakan kedudukan, tetapi Marco Pasalic memastikan tiga poin bagi Kroasia melalui gol pada menit ke-77.
Bilic mengakui bahwa periode keduanya bersama Kroasia menghadirkan tantangan besar. Empat pertandingan UEFA Nations League dalam rentang sekitar 10 hari membuat rotasi dan pengelolaan pemain menjadi penting.
âIni situasi yang spesifik. Ini pertama kalinya kami menghadapi empat pertandingan Nations League dalam waktu sekitar sepuluh hari. Saya tidak ingin situasi itu mengganggu pekerjaan,â ujar Bilic ketika mengumumkan skuad Kroasia.
Kemenangan di Praha memperlihatkan bahwa Kroasia masih mengandalkan kombinasi pengalaman dan energi pemain muda. Modric menjadi simbol pengalaman. Sedangkan Marco Pasalic muncul dari bangku cadangan untuk menjadi penentu. Bilic tentu berharap pola serupa kembali muncul ketika timnya menghadapi juara dunia di Sevilla.
Meski demikian, sejarah pertemuan di Spanyol tidak terlalu menguntungkan Kroasia. Kemenangan terakhir mereka atas Spanyol terjadi dalam laga UEFA Nations League November 2018 dengan skor 3-2. Sementara itu, kemenangan Kroasia di tanah Spanyol terakhir terjadi dalam laga persahabatan Maret 1994 dengan skor 2-0.
Perubahan Skuad
Spanyol menghadapi sejumlah persoalan cedera. Kiper Barcelona Joan Garcia dan bek Tottenham Hotspur Pedro Porro telah mundur dari skuad sebelum pertandingan melawan Inggris. Eric Garcia juga meninggalkan pemusatan latihan setelah mengalami masalah pada lutut. Sebagai gantinya, bek Atletico Madrid Robin Le Normand dipanggil masuk skuad. ben/G-1
Perkiraan Formasi
Spanyol 4-2-3-1
Simon
Pubill, Cubarsi, Laporte, Cucurella
Rodri, Pedri
Yamal, Olmo, Baena
Oyarzabal
Kroasia 4-2-3-1
Livakovic
Stanisic, Vuskovic, Gvardiol, Perisic
Modric, Kovacic
L Sucic, P Sucic, Mario Pasalic
Budimir
- Timnas Spanyol
- Timnas Kroasia
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara, Dampak Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau.
-
Abu Vulkanik Bisa Bahayakan Tubuh, Dicky Budiman Ungkap Cara Tepat Membersihkannya.
-
Korps Marinir Lintas Negara Asah Kemampuan Tempur di Darat Lewat Super Garuda Shield
-
Rumah Bedeng Warga Terbakar, Koster Tekankan Penanganan Humanis: Jangan Sampai Warga Makin Terpukul
-
Cari Kerja Lebih Mudah? Pacitan Bakal Pertahankan Mini Job Fair pada 2027
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.