Ekspor LNG Qatar Anjlok, Defisit Tembus Rp102 Triliun: Ada Apa di Balik Gejolak Timteng?

Rabu, 09 Sep 2026, 07:59 WIB

DOHA - Defisit anggaran Qatar mencapai lebih dari 21 miliar riyal (sekitar Rp102,4 triliun) pada kuartal II 2026, di tengah eskalasi di kawasan Timur Tengah serta penurunan tajam pendapatan dari ekspor gas alam.

Angka tersebut merupakan defisit kuartalan terbesar dalam hampir satu dekade, kata Kementerian Keuangan Qatar pada Selasa (8/9).

Ket. Foto: Ilustrasi - Bendera Qatar dengan latar belakang gedung-gedung pencakar langit. — Sumber: Antara foto/Anadolu

"Pada kuartal II 2026, defisit anggaran negara mencapai 21,2 miliar riyal (sekitar Rp102,4 triliun)," kata kementerian tersebut melalui X.

Angka itu merupakan yang tertinggi sejak akhir 2016 dan hampir dua kali lipat dibandingkan defisit pada kuartal sebelumnya, yang tercatat sebesar 10,3 miliar riyal (sekitar Rp49,7 triliun).

Di tengah meningkatnya eskalasi situasi di Timur Tengah, pasokan LNG Qatar menjadi salah satu yang paling terdampak.

Qatar mengekspor kurang dari 2 juta ton LNG selama April hingga Juni, dibandingkan dengan sekitar 20 juta ton pada kuartal II 2025.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.