US Open: Sabalenka dan Tiafoe Melaju ke Semifinal, Persaingan Menuju Gelar Makin Sengit
Rabu, 09 Sep 2026, 07:23 WIBNEW YORK â Aryna Sabalenka berhasil melewati ujian terberat dalam upayanya mempertahankan gelar US Open. Petenis nomor satu dunia itu harus berjuang keras sebelum menundukkan unggulan keenam Linda Noskova dalam pertarungan tiga set untuk memastikan tiket semifinal, Rabu (9/9) dini hari WIB.
Di sektor putra, petenis tuan rumah Frances Tiafoe juga tampil heroik. Sempat tertinggal dua set dan satu break, Tiafoe bangkit untuk menyingkirkan kompatriotnya, Alex Michelsen, melalui pertandingan lima set yang berlangsung menegangkan.
Sementara itu, perhatian publik Amerika Serikat juga tertuju pada potensi duel sesama petenis putri AS, Jessica Pegula melawan Emma Navarro, yang mulai mendapat julukan âBattle of the Billionairesâ atau âPertarungan Para Miliarderâ.
Sabalenka datang ke pertandingan melawan Noskova dengan catatan impresif. Ia belum kehilangan satu set pun sepanjang perjalanannya di New York tahun ini.
Namun, Noskova memberikan perlawanan paling berat sejauh ini.
Sabalenka akhirnya menang 7-6(1), 3-6, 7-6(7) setelah pertarungan sengit yang berlangsung hingga tie-break set ketiga.
Kemenangan tersebut mengantarkan Sabalenka ke semifinal US Open untuk keenam kalinya secara beruntun.
Pertemuan antara juara bertahan US Open dan juara Wimbledon asal Ceko itu memenuhi ekspektasi. Kedua pemain saling menekan hingga pertandingan harus ditentukan melalui tie-break.
Sabalenka akhirnya mengunci kemenangan dengan sebuah ace berani melalui servis kedua.
âSaya merasa pada satu titik di set ketiga dia melakukan servis lebih baik daripada saya dan memberikan begitu banyak tekanan. Tetapi saya senang bisa membuang pikiran itu dan kembali fokus pada setiap poin,â kata Sabalenka.
Kemenangan tersebut sekaligus kembali memperkuat reputasi Sabalenka sebagai salah satu pemain paling sulit dikalahkan ketika pertandingan memasuki fase tie-break.
Drama yang tidak kalah menarik terjadi dalam pertandingan Frances Tiafoe melawan Alex Michelsen.
Tiafoe sempat berada dalam posisi nyaris mustahil setelah kehilangan dua set pertama. Ia bahkan tertinggal satu break sebelum perlahan membalikkan keadaan.
Petenis Amerika itu akhirnya menang 5-7, 3-6, 7-5, 6-3, 7-6(6).
Pukulan forehand khas Tiafoe menjadi penentu pada poin terakhir. Begitu memastikan kemenangan, ia melempar raketnya ke lapangan dan merayakan kemenangan dengan luapan kegembiraan.
Comeback tersebut membuat suasana di Flushing Meadows semakin panas sekaligus menunda jadwal pertandingan malam berikutnya.
Tiafoe kini mengincar semifinal US Open keduanya. Dukungan penonton tuan rumah akan menjadi modal penting dalam perjalanan tersebut.
Kemenangan Tiafoe membuat perhatian kemudian beralih kepada duel sesama petenis Amerika Serikat antara unggulan ketiga Jessica Pegula dan Emma Navarro.
Pertandingan tersebut dengan cepat mendapat julukan âBattle of the Billionairesâ, bukan semata karena status keduanya sebagai petenis elite, tetapi juga karena latar belakang keluarga mereka.
Pegula merupakan putri Terry Pegula, pemilik klub NFL Buffalo Bills dan tim NHL Buffalo Sabres.
Sementara itu, Navarro adalah putri pengusaha miliarder Ben Navarro.
Pegula juga datang dengan peluang merebut posisi nomor satu dunia dari Sabalenka. Setidaknya ada tiga pemain yang masih berpeluang menggeser Sabalenka dari puncak peringkat dalam turnamen ini.
Secara statistik, Pegula memiliki keunggulan mutlak atas Navarro. Ia memenangkan empat pertemuan sebelumnya melawan kompatriotnya tersebut.
Namun, catatan pertemuan bukan jaminan di Grand Slam. Dengan tiket semifinal sebagai taruhan, duel dua petenis Amerika itu berpotensi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di Flushing Meadows.
Di sektor putra, Carlos Alcaraz dijadwalkan tampil pada pertandingan terakhir malam itu menghadapi unggulan kedelapan Ben Shelton.
Alcaraz datang dengan kepercayaan diri tinggi meski sempat muncul kekhawatiran mengenai kondisi fisiknya setelah lama absen akibat cedera.
Petenis Spanyol tersebut memiliki rekor luar biasa di turnamen Grand Slam. Ia hanya kalah satu kali dalam 32 pertandingan terakhirnya di empat turnamen major, sebuah rentetan yang dimulai sejak keberhasilannya menjuarai Roland Garros tahun lalu.
Shelton akan membutuhkan dukungan penuh publik Amerika jika ingin menghentikan laju juara bertahan tersebut.
Bagi Shelton, pertandingan ini juga menjadi kesempatan untuk kembali menembus semifinal US Open untuk kali kedua.
- Aryna Sabalenka
- US Open 2026
- Linda Noskova
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
BNI Bidik Pertumbuhan Transaksi 14% pada WondrX 2026
-
Saksikan para Bintang yang Melegenda dalam Laga United Legends vs North London Legends di GBK pada 10 Oktober
-
Diselundupkan dalam Keranjang Buah, 98 Burung Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Bakauheni!
-
KPK Sita 1,3 Kg Emas dan Rp100 Juta dalam Penggeledahan Kasus Restitusi Pajak di KKP Banjarmasin
-
Pemkab Solok Kerjasama dengan Kemenkum dan PLN Lindungi UMKM dan Genjot PAD
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.