Kanada Ikut Lirik Sanksi Baru, Tekanan Ekonomi terhadap Iran Makin Berat

Senin, 07 Sep 2026, 21:02 WIB

ISTANBUL - Kanada pada Minggu (6/9) berjanji berkoordinasi dengan sekutu internasional untuk menjatuhkan sanksi tambahan dan mempertahankan tekanan terhadap Iran terkait aktivitas di Timur Tengah.

Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand dan Menteri Keuangan Francois-Philippe Champagne dalam pernyataan bersama mendesak Iran segera menghentikan "aktivitas destabilisasi di Timur Tengah."

Ket. Foto: — Sumber: AFP/ATTA KENARE

Mereka secara khusus menyoroti ancaman berkelanjutan terhadap kapal yang berupaya melintasi Selat Hormuz, aktivitas nuklir ilegal Iran, sebagai bentuk dukungan terhadap kelompok proksi di kawasan."

Anand dan Champagne mengatakan Ottawa bekerja sama erat dengan negara-negara G7 untuk mendukung upaya yang dipimpin AS bersama Prancis dan Inggris dalam membuka kembali Selat Hormuz.

Pernyataan tersebut juga menegaskan dukungan berkelanjutan Kanada terhadap Operation Economic Outcast, kampanye sanksi tekanan maksimum yang dipimpin AS, serta upaya lain untuk mengganggu kemampuan Iran dalam "mendanai kegiatan teroris."

Sejak 2010, Kanada telah menjatuhkan sanksi terhadap 492 individu dan entitas Iran berdasarkan Undang-Undang Tindakan Ekonomi Khusus (SEMA) dan Undang-Undang Keadilan bagi Korban Pejabat Asing Korup.

Kedua menteri mengatakan Kanada akan terus mengupayakan "langkah-langkah tambahan" bersama mitra global untuk memaksa Iran menghentikan "perilaku jahatnya."

Iran belum memberikan tanggapan segera terhadap tuduhan Kanada tersebut. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.