Indonesia U-20 Lolos ke Putaran Final Piala Asia
Senin, 07 Sep 2026, 06:23 WIBJAKARTA - Kemenangan atas Australia mengubah perjalanan tim Indonesia U-20 dari sekadar perjuangan di fase kualifikasi menjadi langkah awal menuju panggung sepak bola dunia. Garuda Muda menundukkan Australia 2-0 di laga terakhir Grup H di New Laos National Stadium, Vientiane, Laos, Minggu (6/9). Hasil tersebut memastikan tiket ke putaran final Piala Asia U-20 2027.
Kemenangan terasa penting karena Indonesia tidak hanya mengamankan tiga poin, tetapi juga keluar sebagai juara grup dengan koleksi tujuh poin. Status itu membuat tim asuhan Nova Arianto lolos otomatis tanpa harus menunggu perhitungan posisi runner-up terbaik. Sebaliknya, Australia yang datang sebagai juara bertahan Piala Asia U-20 2025 kini harus berjuang melalui jalur runner-up terbaik.
Indonesia menunjukkan bahwa keunggulan fisik Australia bukan alasan untuk kehilangan kendali permainan. Nova memilih pendekatan disiplin dengan mempersempit ruang gerak lawan, kemudian mengandalkan kecepatan dalam transisi. Strategi tersebut terbukti efektif. Australia lebih banyak menguasai tekanan, tetapi Indonesia mampu menjaga pertahanan sekaligus memanfaatkan celah yang muncul.
Gol pembuka lahir pada menit ke-28. Theodore Evan Leeming memaksimalkan serangan cepat untuk membawa Indonesia unggul 1-0. Gol itu menjadi titik penting karena memaksa Australia bermain lebih terbuka dan meningkatkan intensitas serangan.
Situasi tersebut justru memberi ruang bagi Garuda Muda untuk menjalankan rencana permainan. Memasuki babak kedua, Australia terus mengejar gol penyama kedudukan. Namun, organisasi pertahanan Indonesia tetap terjaga. Pemain belakang tampil disiplin. Transisi dari bertahan ke menyerang berlangsung efektif.
Kesabaran Indonesia akhirnya berbuah pada masa tambahan waktu. Amar BrkiÄ mencetak gol kedua sekaligus mengunci kemenangan 2-0. Gol tersebut bukan sekadar pelengkap kemenangan, melainkan penegasan bahwa Indonesia mampu mengatasi tekanan hingga menit terakhir.
Perjalanan Garuda Muda di Grup H juga memperlihatkan konsistensi. Indonesia membuka kualifikasi dengan bermain imbang 0-0 melawan Malaysia, kemudian menaklukkan tuan rumah Laos 3-0. Kemenangan atas Australia menyempurnakan rangkaian tersebut dan memastikan posisi Indonesia di puncak klasemen.
Kelolosan ini sekaligus memperpanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di Piala Asia U-20 menjadi 20 kali. Garuda Muda pernah mencatat prestasi tertinggi dengan menjadi juara pada tahun 1961 di Thailand. Indonesia juga pernah menjadi runner-up pada tahun 1967 dan 1970 serta menempati posisi ketiga pada tahun 1962. Pada era modern, pencapaian terbaik terjadi pada tahun 2018 ketika Indonesia mencapai perempat final. ben/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Gempa Dangkal M6,9 Guncang Lepas Pantai Papua Nugini, Picu Peringatan Tsunami
-
Aduan Warga Ditindak Cepat, Satpol PP DIY Amankan ODGJ Terlantar di Sleman
-
Operasional Delapan SPPG Tulungagung Dihentikan Sementara
-
Jude Bellingham Absen 12 Pekan Usai Operasi Bahu
-
Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.