Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disdukcapil Balikpapan Perkuat Pendataan 9.740 Warga Nonpermanen

📅 Senin, 07 Sep 2026, 15:37 WIB | Oleh:
Disdukcapil Balikpapan Perkuat Pendataan 9.740 Warga Nonpermanen Doc: ANTARA/novi abdi
Ket. Verifikasi data penerima bantuan sosial, berbasis dan merujuk data kependudukan oleh Disdukcapil.

BALIKPAPAN -- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur memperkuat pendataan 9.740 warga nonpermanen untuk mengantisipasi tingginya mobilitas masyarakat dan memastikan akurasi data administrasi kependudukan.

Kepala Disdukcapil Kota Balikpapan Tirta Dewi menyatakan bahwa ribuan warga nonpermanen tersebut tinggal sementara di Kota Minyak untuk keperluan bekerja, menempuh pendidikan, maupun urusan keluarga.

"Pendataan warga nonpermanen ini penting agar layanan publik tidak salah sasaran," kata Tirta Dewi di Balikpapan, Minggu.

Tirta menjelaskan, pergerakan penduduk di Balikpapan terjadi secara dua arah. Selain kedatangan warga dari luar daerah, banyak pula warga lokal yang pindah ke luar kota karena alasan pekerjaan atau pendidikan.

Oleh karena itu, pembaruan data berkala dinilai krusial agar tidak terjadi ketimpangan antara data administrasi dan kondisi riil di lapangan.

Disdukcapil mencatat, jumlah penduduk Balikpapan pada semester I 2026 mencapai 770.047 jiwa, atau bertambah 3.995 jiwa dibandingkan akhir tahun 2025.

Pertumbuhan ini dipicu oleh kombinasi faktor alami (kelahiran) dan mobilitas penduduk masuk-keluar yang relatif berimbang. Akurasi data kependudukan ini nantinya menjadi acuan krusial bagi pemerintah daerah dalam merumuskan berbagai kebijakan strategis.

"Data kependudukan bukan sekadar angka. Data itu menjadi dasar kebijakan pemerintah, mulai dari pendidikan, kesehatan, sampai perencanaan pembangunan," tegas Tirta.

Melalui penguatan pendataan ini, pemerintah dapat memetakan pola mobilitas sekaligus menyesuaikan kapasitas layanan publik, terutama di wilayah-wilayah dengan lonjakan penduduk musiman yang tinggi.

Selain pengawasan rutin, Disdukcapil Balikpapan juga mengintensifkan pemantauan berkala di tingkat kelurahan demi menjaga kesesuaian data faktual.

Tirta mengimbau masyarakat, baik pendatang maupun warga yang hendak pindah, untuk proaktif memperbarui dokumen administrasi.

"Ketertiban administrasi sangat menentukan akurasi data," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
Megapolitan
Penutupan mesin pesawat di ...

Waduk Sumber kepuh di Nganjuk mengering

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Waduk Sumber kepuh di Nganj...

Ahli Vulkanologi ITS Bagikan Langkah Penanganan dan Mitigasi Erupsi

49 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Ahli Vulkanologi ITS Bagika...

Kecelakaan pesawat latih di Blora

52 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Kecelakaan pesawat latih di...
Ekonomi
Wamendag kunjungi pelaku UM...
Advertisement
Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.