Studi: Pakai Celana Dalam Terlalu Ketat Pengaruhi Kesuburan Pria
Sabtu, 05 Sep 2026, 10:47 WIBJAKARTA - Sebuah studi baru yang diterbitkan pada bulan Juli di Jurnal Medis Chulalongkorn menemukan bahwa penggunaan celana dalam yang terlalu ketat dapat mempengaruhi kesuburan pria.
Para peneliti di Fakultas Kedokteran, Universitas Chulalongkorn merekrut pria Thailand berusia 20 hingga 55 tahun yang mencari perawatan infertilitas di Unit Biologi Reproduksi Rumah Sakit Memorial Raja Chulalongkorn antara Maret dan Juni 2024.
Menurut siaran Medical Daily pada Selasa (1/9), masing-masing mengisi kuesioner yang mencakup demografi, riwayat medis, dan jenis celana dalam, dan memberikan satu sampel air mani yang dianalisis berdasarkan edisi keenam manual laboratorium WHO.
Di antara 116 peserta yang memenuhi syarat, 93,1 persen mengenakan celana dalam ketat di siang hari, sementara 74,1 persen beralih ke celana boxer atau tidak mengenakan apa pun di malam hari.
Hasilnya, didapati ada dua temuan yang dinyatakan bahwa pria yang mengenakan celana dalam longgar baik siang maupun malam memiliki volume air mani yang lebih tinggi dengan rata-rata 1,2 mililiter.
Kemudian, pria yang mengenakan celana dalam ketat baik siang maupun malam memiliki persentase sperma berbentuk normal yang lebih tinggi, rata-rata setengah poin persentase.
Para peneliti menarik kesimpulan bahwa pilihan gaya hidup seperti pakaian dalam dapat mempengaruhi volume air mani dan morfologi sperma.
Sebelumnya, sebuah surat di Lancet tiga dekade lalu meneliti pakaian dalam ketat dan kualitas sperma. Analisis yang lebih besar terhadap pria yang mengunjungi pusat kesuburan menemukan bahwa mereka yang sebagian besar mengenakan celana boxer memiliki konsentrasi sperma dan jumlah total yang lebih tinggi daripada pria yang mengenakan gaya yang lebih ketat.
Sebuah kohort prakonsepsi berbasis populasi yang meneliti pilihan pakaian dalam dan kesuburan pria mencapai kesimpulan yang lebih lunak, dan satu ulasan secara langsung mempertanyakan apakah celana boxer benar-benar lebih baik.
Ada mekanisme yang masuk akal di balik perdebatan ini. Testis berada di luar tubuh karena produksi sperma sensitif terhadap suhu, dan studi yang mengukur suhu skrotum secara langsung telah menunjukkan bahwa jenis pakaian dalam yang dikenakan mengubahnya.
Apakah perbedaan suhu tersebut cukup besar atau cukup berkelanjutan untuk memengaruhi hasil kesuburan belum pernah diselesaikan, dan postur serta pakaian juga mempengaruhi suhu skrotum.
Penting juga untuk memperjelas apa arti sebenarnya dari kedua ukuran ini. Volume semen adalah jumlah cairan yang diproduksi, sebagian besar berasal dari vesikula seminalis dan prostat daripada testis, dan dipengaruhi oleh hidrasi dan berapa lama waktu telah berlalu sejak ejakulasi terakhir.
Sementara morfologi adalah proporsi sperma dengan bentuk normal, dinilai berdasarkan kriteria ketat di bawah mikroskop, dan bervariasi antar laboratorium. Baik angka tersebut maupun morfologi tidak menentukan sendiri apakah seorang pria dapat memiliki anak.
Studi ini memang mencakup fragmentasi DNA sperma, ukuran kualitas sperma yang lebih modern yang semakin banyak digunakan di klinik kesuburan. Kesesuaian pakaian dalam tidak dikaitkan dengan hal tersebut.
Adapun penyebab sebenarnya yang mempengaruhi kesuburan pria adalah pakaian dalam merupakan variabel kecil dibandingkan dengan hal-hal yang paling banyak diperhatikan oleh spesialis kesuburan.
Merokok, konsumsi alkohol berlebihan, obesitas, obat-obatan tertentu, infeksi, varikokel, dan usia semuanya memiliki hubungan yang jauh lebih mapan dengan kualitas semen.
Bagi pihak yang ingin mengetahui lebih jauh tentang kesuburannya dapat melakukan analisis sperma dan konsultasi dengan ahli urologi atau spesialis reproduksi daripada hanya mengganti pakaian dalamnya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pengelolaan Sumber Alam Harus Berkelanjutan, Pembangunan Berbasis Potensi Daerah
-
Xi Jinping Sebut Taiwan Bisa Jadi Pemicu Benturan Tiongkok dan AS
-
Produk Daur Ulang Botol Oli Dipamerkan di GIIAS 2026
-
Cuaca Hari Ini, BMKG Prakirakan Sejumlah Wilayah Berawan dan Hujan
-
Perbaikan Infrastruktur Desa di Bekasi Dibantu TNI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.