Wastra Bukan Cuma Kain, Kemenpar Dorong Jadi Magnet Wisata
Jumat, 04 Sep 2026, 21:40 WIBJAKARTA â Wastra Nusantara semakin mendapat tempat sebagai daya tarik wisata budaya, karena setiap kain tidak hanya menawarkan keindahan motif, tetapi juga menyimpan identitas, filosofi, pengetahuan, dan cerita dari daerah asalnya.
Kementerian Pariwisata kini mendorong wastra seperti batik, tenun, dan kain ikat sebagai media storytelling yang dapat menghubungkan wisatawan dengan destinasi budaya di berbagai daerah.
Pendekatan tersebut membuka peluang agar wisata budaya tidak berhenti pada aktivitas melihat atau membeli produk kerajinan.
Wisatawan dapat diajak mengenal proses pembuatan, bertemu perajin, memahami makna motif, hingga mengunjungi daerah asal wastra.
Dengan begitu, selembar kain dapat menjadi pintu masuk untuk menggerakkan kunjungan wisata sekaligus ekonomi masyarakat lokal.
Kementerian Pariwisata memperkenalkan kain tradisional atau wastra sebagai daya tarik wisata budaya Indonesia dalam pameran bertajuk âJelajah Indonesia Wastra Nusantaraâ pada 2 sampai 6 September 2026 di Jakarta.
âIndonesia memiliki kekayaan wastra yang luar biasa, baik sebagai identitas budaya maupun magnet pariwisata. Kami berharap sinergi ini menempatkan wastra bukan sekadar produk tekstil, melainkan jembatan yang menghubungkan wisatawan dengan keunikan destinasi di berbagai wilayah Indonesia," kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (4/9).
Made menyampaikan pengenalan wastra pada wisatawan dan pengunjung yang datang merupakan upaya untuk memperkuat pariwisata berbasis budaya dan pengalaman. Khususnya dengan mendekatkan kekayaan budaya dan ragam destinasi Indonesia kepada masyarakat urban.
Wastra, dikatakannya, memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata budaya karena setiap kain membawa identitas, pengetahuan, tradisi, serta cerita dari daerah asalnya.
Sejumlah wastra yang dipamerkan seperti batik, tenun, hingga kain ikat, sebagai media penceritaan (storytelling) yang menghubungkan masyarakat dengan destinasi.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk mengenal dan mengunjungi daerah asal wastra sekaligus meningkatkan belanja pariwisata.
Dalam penyelenggaraannya, Kementerian Pariwisata berkolaborasi dengan sejumlah mitra strategis lintas sektor baik dengan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) serta BINA hingga pihak perbankan seperti BCA.
Guna memperkuat keterhubungan antara wastra dan pengalaman berwisata, pameran menghadirkan sejumlah pelaku industri pariwisata yang mewakili beragam destinasi, yakni Batik Warisan dari Pekalongan, Jawa Tengah; Lombok Paradise Tour & Travel yang mempromosikan Lombok, Nusa Tenggara Barat; Badan Otorita Borobudur yang mewakili Yogyakarta dan Jawa Tengah; Jabu Bonang yang mempromosikan Danau Toba, Sumatera Utara; Ainon Holidays yang mempromosikan Palembang, Sumatera Selatan; CakraMahira Bespoke Travel yang mempromosikan Jakarta; 8 Island Adventure yang mempromosikan Bali; serta APH Travel & MICE yang mempromosikan Sumatera Barat.
Kehadiran pelaku industri pariwisata tersebut memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk tidak hanya mengenal keragaman wastra, tetapi juga memperoleh informasi mengenai destinasi serta pilihan perjalanan wisata budaya ke berbagai daerah di Indonesia.
Sepanjang lima hari penyelenggaraan, pengunjung dapat mengikuti berbagai kegiatan edukatif dan interaktif, di antaranya aktivitas membatik bersama perajin, peragaan busana yang menampilkan koleksi wastra khas daerah dengan menghadirkan Miss dan Mister Tourism binaan ASPPI (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia), diskusi interaktif bersama pelaku industri pariwisata, kuis, serta sesi penataan gaya wastra.
- Pariwisata
- Wisata Budaya
- Wastra Nusantara
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kolaborasi Otorita IKN dan PNM Kembangkan Ekonomi Masyarakat di Dua Kabupaten Kaltim
-
Trump Perketat Pengawasan AI, OpenAI hingga Google Wajib Serahkan Model Sebelum Rilis
-
Pesawat Tempur Siluman F-35B Jatuh di California, Pilot Berhasil Melontarkan Diri
-
Ironi Tongkok! Rekor Bangun Energi Surya dan Angin, tapi 360 TWh Listrik Bersih Terbuang Sia-sia
-
Dipicu Aksi "Profit Taking", 24 Juli 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.