SMKN 2 Pandeglang Gandeng Bogasari, Siswa Belajar Bikin Produk hingga Hitung Cuan
Jumat, 04 Sep 2026, 15:38 WIBPandegelang - Guru dan siswa SMKN 2 Pandeglang, Provinsi Banten, diberikan kesempatan ruang untuk magang di pabrik dan UKM mitra perusahaan nasional, pabrik terigu Bogasari secara langsung guna menguatkan jiwa kewirausahaan serta implementasi pengembangan kurikulum Teaching Factory.
âMelalui kerja sama ini, perusahaan akan mendukung secara nyata dalam hal pengajaran kepada para siswa, analisa dan penyelarasan kurikulum, pelatihan untuk siswa dan guru serta kesempatan magang untuk siswa dan guru," kata Wakil Kepala Divisi Bogasari, Erwin Sudharma usai penandatanganan kerjasama di SMKN 2 Pandeglang, Jumat (4/9).
Erwin mengatakan, SMKN 2 Pandeglang menjadi sekolah pertama di Banten yang melaksanakan kerjasama pengembangan kurikulum Teaching Factory SMK.
"Targetnya bukan hanya untuk meningkatkan keahlian dari para siswa agar lebih siap bekerja sesuai dengan target kelulusan SMK, tapi juga menyiapkan para siswa menjadi pelaku usaha di usia muda," tambah Erwin.
Setelah dilakukan penandatanganan, kata Erwin, langsung dilanjutkan dengan pelatihan Teaching Factory (TEFA) oleh baker Bogasari Baking Center (BBC) Irvan Indrayana. Peserta adalah 14 guru dan 68 siswa kelas XI jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP). Pelatihan TEFA berlangsung dua hari dari tanggal 3 hingga 4 September dengan enam resep yang diajarkan oleh BBC.
Keenam resep tersebut yakni Chocolate Chip Cookies, Kaastangels, Nastar Spesial, Lidah Kucing Cokelat Keju, Putri Salju, dan Red Velvet Soft Cookies. Keenam resep ini sesuai dengan kebutuhan TEFA SMKN 2 Pandeglang dalam rangka pembuatan dan penjualan produk saat Lebaran 2027.
âMakanya kami tidak hanya mengajarkan praktik pembuatan, tapi juga pengetahuan teori yang sangat detail, mulai dari spesfikiasi dan kandungan gizi karena terigu sudah wajib fortifikasi sejak tahun 2001, sampai dengan cara perhitungan keuntungan atau harga pokok penjualan (HPP) kepada para siswa dan guru,â jelas Irvan Indrayana, baker senior dari Bogasari Baking Center.
Plt Kepala SMKN 2 Pandeglang Rohmatul Fajri, mengatakan, kerjasama ini memberikan manfaat ganda yakni bagi guru dan siswa agar bisa digunakan dalam pengembangan pengajaran buat siswa lainnya di generasi berikutnya.
"Tidak mudah pastinya mendapat kesempatan bekerja sama dengan perusahaan ini sehingga jadi kesempatan emas yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin,â katanya.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang Dede Rukhyati berharap kerja sama selama dua tahun ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh siswa dan guru. Diharapkan juga ada inovasi produk yang bisa dihasilkan dengan kearifan lokal seperti roti durian.
âSaya juga berharap setelah kerja sama ini, perusahaan dapat membagikan ilmu ke SMK lainnya yang memiliki jurusan tata boga atau kuliner di Kabupaten Pandeglang. Semoga semua ilmu dari perusahaan dapat membantu mengurangi tingkat pengangguran dari lulusan SMK di Kabupaten Pandeglang yang cukup tinggi. Lulusan SMK yang siap jadi pekerja dan atau siap jadi pelaku usaha. Ini harapan kami,â katanya.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BPOM: Waspadai Boraks hingga Rhodamin B pada Produk Pangan di Pasaran
-
Pemprov Sumsel Verifikasi Ulang Data Penerima Bansos yang Dibekukan Kemensos
-
Inklusi Keuangan Bukan Sekadar Akses, Tapi Pilar Pemerataan dan Pertumbuhan Ekonomi
-
Wali Kota Agustina Kenalkan Inovasi Semarang, Perkuat Ketahanan Pangan di Tingkat Nasional
-
Verstappen Rebut Pole Position di Austin, Terus Tekan Duo McLaren
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.